Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat Atasi Karhutla, Kebakaran Lahan di Kawasan Gunung Rinjani Mencapai 55 Hektare

📅 Jumat, 03 Nov 2023, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat Atasi Karhutla, Kebakaran Lahan di Kawasan Gunung Rinjani Mencapai 55 Hektare Doc: ANTARA/HO-Humas Balai TNGR
Ket. Lahan kawasan di Gunung Rinjani, Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat yang mengalami kebakaran, Kamis (2/11/2023).

Mataram - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan laporan sementara diperkirakan luas areal yang terbakar di lokasi hutan Gomongan Desa Sembalun yang berada dalam kawasan Gunung Rinjani mencapai 55 hektare.

"Penyebab kebakaran masih belum diketahui secara pasti. Luas lahan yang terbakar mencapai 55 hektare," kata Kepala Balai TNGR Dedy Asriady dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Kamis.

Ia mengatakan, pengamanan SPTN II TNGR melaporkan bahwa telah terpantau hot spot melalui aplikasi Sipongi di wilayah Resort Sembalun BTNGR telah terjadi kebakaran lahan pada tanggal 31 Oktober 2023.

Kemudian Tim Terpadu Dalkarhutla yang terdiri dari Koramil Sembalun, Polsek Sembalun, Pol PP Kecamatan Sembalun, MPA Sembalun, MMP Sembalun, Pos KPH Rintim Sembalun, Kompi 3 Batalyon B Satbrimob Polda NTB dan petugas Resort Sembalun BTNGR mulai melakukan upaya pengendalian kebakaran yang terjadi di dalam kawasan Rinjani.

"Adapun jenis vegetasi yang terbakar diantaranya semak, perdu, rumput dan dedaunan kering, pohon, pohon bakbakkan, cemara gunung dan saropan," katanya.

Ia mengatakan, kondisi hingga Kamis tanggal 1 November 2023 api masih belum dapat dipadamkan semuanya dan tim masih berusaha untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan di lokasi terbakar hutan Gomongan Desa Sembalun yang berada dalam kawasan Hutan BTNGR.

"Api masih belum bisa dipadamkan hingga saat ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.