Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, Amerika Serikat Masih Jadi Tujuan Utama Ekspor Jateng

📅 Kamis, 02 Nov 2023, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, Amerika Serikat Masih Jadi Tujuan Utama Ekspor Jateng Doc: ANTARA/I.C. Senjaya
Ket. Petugas PT Trans Benua Logistik sedang mengecek penyimpanan barang kiriman PMI yang tersimpan di gudang milik perusahaan jasa titipan di Semarang itu, Rabu.

Semarang - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Amerika Serikat masih menjadi negara tujuan ekspor komoditas non-migas asal Jawa Tengah di sepanjang 2023.

Stastisti Ahli Madya BPS Jawa Tengah Arjuliwondo dalam siaran pers di Semarang, Rabu, mengatakan, total nilai ekspor non-migas Jawa Tengah dengan tujuan Amerika Serikat selama periode Januari hingga September 2023 tercatat mencapai 2.707,7 juta dolar AS.

Selain Amerika Serikat, kata dia, Jepang dan Tiongkok juga menjadi negara tujuan ekspor dari Jawa Tengah.

"Ekspor dari Jawa Tengah ke tiga negara tersebut memiliki porsi sekitar 53,39 persen dari total nilai ekspor," katanya.

Total nilai ekspor non-migas Jawa Tengah selama 2023 tercatat mencapai 7.315,5 juta dolar.

Ia menuturkan ekspor industri pengolahan memberi kontribusi terbesar, sekitar 94 persen dari total nilai ekspor Jawa Tengah selama 2023.

Adapun untuk impor, lanjut dia, Tiongkok menjadi negara asal komoditas yang masuk ke Jawa Tengah di sepanjang 2023.

Total nilai impor non-migas dari Tiongkok, kata dia, tercatat mencapai 2.501,4 juta dolar AS.

Selain Tiongkok, menurut dia, Amerika Serikat dan Thailand menjadi negara asal komoditas dengan tujuan Jawa Tengah.

Ia menjelaskan bahan baku/ penolong, kata dia, menjadi komoditas utama yang diimpor ke Jawa Tengah di sepanjang 2023 dengan total nilai mencapai 9.742,9 juta dolar AS.

Ia mengatakan total nilai ekspor Jawa Tengah di sepanjang 2023 tercatat mencapai 7.610 juta dolar AS.

Adapun total nilai impor Jawa Tengah di periode yang sama tercatat sebanyak 12.328,3 juta dolar.

Dengan kondisi seperti itu, lanjut dia, Jawa Tengah masih mengalami defisit neraca perdagangan sebesar 2.885, 6 juta dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.