Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim U-17 Pelajari Kekuatan Grup A

📅 Rabu, 01 Nov 2023, 06:33 WIB | Oleh:
Tim U-17 Pelajari Kekuatan Grup A Doc: Foto : PSSI
Ket. Bima Sakti

JAKARTA - Tim U-17 Indonesia telah mempelajari kekuatan tim yang menjadi lawan-lawan di babak penyisihan Grup A Piala Dunia U-17 yang digelar mulai 10 November. Pelatih Tim U-17 Bima Sakti mengatakan jajaran pelatih sudah melihat berbagai referensi seperti potongan video pertandingan untuk menganalisis kekuatan dan kelemahan Ekuador, Panama, dan Maroko. Mereka akan dihadapi di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya di fase grup.

"Kami libatkan coach Frank Wormuth serta Indra Sjafri untuk membaca data tersebut guna menyusun strategi laga," ujar Bima dikutip situs resmi PSSI, Selasa (31/10). Dia mengaku optimistis dengan kemampuan anak-anak. Mereka telah bertanding dengan Barcelona dan Kashima Antlers Agustus lalu.

Kemudian pemusatan latihan di Jerman dengan menghadapi sejumlah tim, meskipun tidak melakoni uji joba melawan tim muda Jerman sesuai dengan arahan Wormuth. "Ini sesuai masukan Coach Frank yang sudah memilih lawan untuk dihadapi Tim U-17 di Jerman, beberapa waktu lalu. Tim yang dipilih sesuai dengan kebutuhan latihan tim," sambungnya.

Bima mengatakan, saat ini anak-anak asuhnya sudah memiliki mental bagus, fisik lebih baik, dan teknik permainan semakin bagus. "Mereka fokus ke Piala Dunia. Ini merupakan kesempatan langka mereka, mungkin sekali seumur hidup. Mereka tidak terbebani dengan target agar berupaya memberikan yang terbaik," tandasnya.

Piala Dunia U-17 digelar di Jakarta Internasional Stadium (JIS), Gelora Bung Tomo Surabaya, Stadion Mahanan Solo, dan Stadion Si Jalak Harupat Bandung. Usai berlatih di Jakarta, M Iqbal Gwijangge dan kawan-kawan dijadwalkan pindah ke Surabaya, Jumat (3/11).

Jumlah skuad akan dikurangi menjadi 21 pemain. "Saat ini, tim masih berkekuatan 26 pemain. Nanti ada pengurangan pemain menjadi 21 pemain sesuai dengan regulasi Piala Dunia U-17. Kita berharap pemain tetap fokus, disiplin, dan kerja keras jelang pertandingan 10 November nanti," jelas Bima. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.