Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Integritas, Pemkot Semarang Bikin Aplikasi Lopissemar Cegah Korupsi

📅 Rabu, 01 Nov 2023, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Integritas, Pemkot Semarang Bikin Aplikasi Lopissemar Cegah Korupsi Doc: ANTARA/HO-Pemkot Semarang
Ket. Wali Kota Semarang bersama jajaran pemangku kepentingan terkait saat peluncuran aplikasi laporan dan pengendalian gratifikasi Kota Semarang (Lopissemar), di Semarang, Selasa (31/10/2023).

Semarang - Perkuat integritas, Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, meluncurkan aplikasi laporan dan pengendalian gratifikasi Kota Semarang (Lopissemar) untuk mencegah perilaku korupsi di lingkup pemerintahan daerah setempat.

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, di Semarang, Selasa, menyampaikan bahwa aplikasi Lopissemar bisa digunakan masyarakat maupun pegawai di lingkup Pemkot Semarang.

Menurut Ita, sapaan akrab Hevearita, aplikasi Lopissemar merupakan inovasi yang dibuat untuk mencegah dan menindak para pelaku penerima gratifikasi dan korupsi di lingkungan Pemkot Semarang.

Tak hanya itu, Lopissemar juga ditujukan untuk menganalisis langkah-langkah pencegahan korupsi secara transparan dan berintegritas dalam sektor pelayanan publik.

Ketika menemui adanya indikasi atau dugaan korupsi, gratifikasi, maupun pemerasan di wilayah Pemkot Semarang, kata dia, langsung bisa melaporkan melalui aplikasi Lopissemar.

Melalui aplikasi Lopissemar, kata dia, juga merupakan langkah digitalisasi sehingga masyarakat juga tidak perlu lagi datang ke inspektorat untuk membawa berkas-berkas fisik untuk melaporkan indikasi atau dugaan korupsi maupun gratifikasi.

"Kalau ada digitalisasi kanassessmentlangsung ya. Jadi, kami punya data, langsung kami masukkan, tidak perlu harus ngumpulinhard copy.Nanti belum lagi di Inspektorat (ada kemungkinan) berkasnya terselip," katanya.

Ita memastikan bakal menindak tegas jajarannya manakala terbukti melakukan kegiatan korupsi dan kejahatan sejenis lainnya, dengan terus melakukan pengawasan sampai ke struktur terbawah bekerja sama dengan aparat pengawasan intern pemerintah (APIP).

"Memang pengawasan ini dari berbagai aspek. Tadi termasuk potensi korupsi tidak hanya di jajaran PNS (pegawai negeri sipil) lingkup Pemerintah Kota Semarang, tapi sampai camat, dan lurah. Karena memang sekarang ini kan lurah juga sudah jadi KPA (kuasa pengguna anggaran)," katanya.

"Karena kan unsur korupsi ada tiga, satu memperkaya diri sendiri, memperkaya orang lain, dan tiga terkait administrasi. Kadang-kadang, adminitrasi ini lurah tidak paham sehingga harus kami berikan pemahaman," terangnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Kota Semarang Patwiranto Herbudi Prasetyo memastikan akan menjaga kerahasiaan identitas bagi pelapor yang mengakses pelayanan tersebut.

Oleh karena itu, ia sekaligus mendorong masyarakat dan seluruh elemen agar bisa ikut andil dalam mencegah tindak pidana korupsi di Kota Semarang, salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi Lopissemar.

"Jadi, tidak masalah laporan saja, laporan pun juga ada dua. Masyarakat bisa melaporkan apabila ada indikasi atau dugaan gratifikasi, dan ASN pun jika melihat seorang menerima atau memberikan sesuatu (dugaan suap atau gratifikasi) juga bisa melaporkan," katanya.

"(Lopissemar) bisa diakses oleh siapa pun masyarakat, ASN juga bisa. Kami pastikan menjaga identitas pelapor, pasti akan kami jaga jangan sampai diketahui oleh yang dilaporkan," kata Ita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.