Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Kelaparan di Papua, Pemerintah Segera Kenalkan Varietas Unggul

📅 Selasa, 31 Okt 2023, 16:25 WIB | Oleh:
Atasi Kelaparan di Papua, Pemerintah Segera Kenalkan Varietas Unggul Doc: ANTARA/Asep Firmansyah
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy di Gedung Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (31/10).

JAKARTA - Pemerintah segera mengenalkan varietas umbi unggul yang tahan cuaca ekstrem sebagai langkah permanen mengatasi kelaparan di sejumlah distrik di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

"Pengenalan varietas unggul yang tahan cuaca dilakukan di wilayah-wilayah yang selama ini tanamannya tidak produktif akibat perubahan cuaca ekstrem," ujar Menko PMK Muhadjir Effendy di Jakarta, Selasa.

Bencana kelaparan terjadi di Distrik Amuma, Kabupaten Yahukimo. Sekitar 15 ribu orang terdampak kelaparan akibat umbi yang menjadi makanan pokok mereka, membusuk akibat cuaca ekstrem.

Pemerintah juga sudah mulai mendistribusikan kebutuhan pokok ke sejumlah distrik yang terdampak sebagai penanganan jangka pendek. Selain itu, sejumlah gudang pangan akan dibangun di sekitar wilayah terdampak.

Muhadjir mengatakan penyiapan varietas umbi tersebut merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Pertanian dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Selain menyiapkan varietas umbi, pemerintah akan segera melakukan transfer teknologi tepat guna sektor pertanian. Lewat upaya penyiapan varietas unggul dan teknologi tepat guna, bencana kelaparan yang selalu berulang tiap tahunnya diharapkan bisa segera diputus.

"Saya sudah diskusi dengan Mentan baru, jangan sampai kerja sama dengan Mentan yang lama terputus. Tidak lama (lagi) saya akan berkunjung ke Papua bersama Mentan dan Kemensos," kata dia.

Sebelumnya, Muhadjir Effendy menyebut penyaluran bantuan pangan ke Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, berjalan dengan baik.

"Sejauh ini tidak ada hambatan, sangat baik. Bukan hanya saat ini saja, tetapi waktu terjadi kurang pangan di Agandugume, Lambewi, dan Konawe juga lancar-lancar saja," kata Muhadjir.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.