Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meriah, Warga Lembur Pakuan Subang Sambut Musim Hujan Dengan 'Ruwat Jagat'

📅 Sabtu, 28 Okt 2023, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Meriah, Warga Lembur Pakuan Subang Sambut Musim Hujan Dengan 'Ruwat Jagat' Doc: ANTARA/HO-Dok Dedi Mulyadi
Ket. Dedi Mulyadi bersama warga Lembur Pakuan Subang sambut musim hujan dengan 'ruwat jagat'.

Subang - Ratusan warga Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, menggelar Ruwat Jagat Mapag Hujan 'Seba Tangkal Muru Cai', untuk menyambut datangnya musim hujan.

Pada kegiatan yang digelar pada Jumat sore itu, ratusan warga konvoi menggunakan motor dan mobil menuju sumber mata air di kaki Gunung Sunda, Desa Sukamandi, Kecamatan Sagalaherang, Subang yang berjarak sekitar dua jam dari Lembur Pakuan.

Warga yang mengikuti gelaran tersebut membawa bendera putih dan berpakaian pangsi ala masyarakat Sunda dipimpin tokoh masyarakat Lembur Pakuan, Dedi Mulyadi.

Seba Tangkal Muru Cai berarti memberikan pohon untuk melestarikan sumber mata air. Seperti namanya, dalam ruwat jagat itu warga membawa pohon untuk ditanam di sekitar sumber mata air.

Dedi membawa pohon berukuran dua meter lebih untuk ditanam di hutan yang berada sekitar mata air.

Ia mengaku sengaja membawa pohon berukuran besar agar menjadi contoh bagi masyarakat yang lain.

"Saya sengaja bawa pohon ukuran besar untuk contoh. Jadi jangan memberi bibit yang kecil-kecil, nanti belum tumbuh sudah mati duluan," katanya.

Selain membawa pohon, Dedimemberikan sepasang domba dan beberapa karung beras kepada warga setempat. Domba tersebut sebagai bentuk syukur karena warga bisa berternak dengan memanfaatkan air yang mengalir dari mata air tersebut.

"Kitabawa beras karena dari sumber mata air di sini bisa 'nyawah' (bertani) dan panen tiga kali dalam setahun," kata dia.

Menurut dia, selain sebagai bentuk tanda terima kasih, ruwat jagat digelar untuk menjaga keberlangsungan sumber mata air agar tidak kering di musim kemarau mendatang.

"Saya minta dua orang untuk menjaga pohon-pohon ini. Jadi tugasnya nanti merawat pohon sampai enam bulan ke depan, nanti dua orang itu akan digaji oleh saya. Kalau tidak seperti itu nanti sehabis ditanam tidak dirawat akan mati pohonnya," kata dia.

Ia berharap hujan segera turun pada awal pekan ini.

Dedi yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini meminta agar warga menjaga sumber mata air yang mengalir hingga ke daerah sekitar Subang Pantura tersebut.

"Jangan sampai ada orang yang berani merusak sumber mata air di sini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.