Kehadiran KMP DLN Nusantara Dapat Naikkan Jumlah Penumpang Angkutan Laut
Sabtu, 28 Okt 2023, 00:09 WIBMedan - Kepala Cabang PT Pelni Medan Biwa Abi Laksana menyatakankeberadaan kapal penyeberangan swasta KMP DLN Nusantara dengan rute Jakarta-Batam-Belawan dapat menaikkan jumlah penumpang angkutan laut.
"Jadi kami merasa keberadaan KMP DLN itu sangat bagus," ujar Biwa, di Medan, Jumat.
Oleh sebab itu, dia menegaskanPT Pelni Medan tidak merasa tersaingi dengan pelayaranKMP DLN Nusantara yang melewati rute serupa dengan KM Kelud.
Menurut Biwa, kehadiran KMP DLN Nusantara membuat masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk melancong dengan moda laut.
"Itu, kan, psikologi 'marketing'. Misalnya, ketika hanya ada satu konter gawai, pilihannya cuma membeli atau tidak. Namun, kalau banyak gerai gawai berjejeran, maka masyarakat yang tujuan awalnya hanya melihat-lihat, akhirnya bisa tertarik untuk membeli," tutur dia.
Selain itu, kataBiwa, KMP DLN Nusantara yang berada di bawah naungan PT Damai Lautan Nusantara (DLN) dapat membantu PT Pelni mengangkut masyarakat melalui jalur laut.
Sebelumnya, KM Kelud milik PT Pelni menjadi satu-satunya kapal yang membawa penumpang dari Pelabuhan Belawan.
"KM Kelud itu kapasitas maksimal2.600-an penumpang. Artinya, dengan tambahan KMP DLN, jumlah penumpang yang bisa dibawa dari Belawan dapat mencapai rata-rata tiga ribuan orang setiap minggu," kata Biwa.
Pelayaran KMP DLN Nusantara diresmikan di Batam pada 13 Oktober 2023. Namun, perjalanan kapal berjenis kapal roro ("roll onroll off") tersebut sudah dimulai dari Pelabuhan Tanjung PriokJakarta, 10 Oktober 2023.
KMP DLN Nusantara sandar perdana di Pelabuhan Belawan, Medan, pada 15 Oktober 2023.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Meriyati Roeslani Hoegeng wafat
-
Pengiriman barang moda angkutan laut
-
Hasil Liga Inggris: Tumbangkan Chelsea, Aston Villa Ukir Rekor dengan Raih 11 Kemenangan Beruntun
-
Polri Tetapkan Ditreskrimsus Polda Sultra sebagai Satuan Kerja Terbaik
-
Aktivitas di Aceh Tamiang Berangsur Pulih setelah Listrik Menyala
-
Ukraina dan Russia Sepakat Gencatan Senjata Sementara di Pembangkit Nuklir Zaporizhzhia
-
9 WNI Jadi Korban TPPO di Kamboja, Dijanjikan Jadi Operator Komputer
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.