Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Konflik, Perangkat Kelurahan se-DIY Siap Deklarasi Pesta Demokrasi Damai

📅 Sabtu, 28 Okt 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Konflik, Perangkat Kelurahan se-DIY Siap Deklarasi Pesta Demokrasi Damai Doc: ANTARA/HO-Pemda DIY
Ket. Sekretaris Jenderal Paguyuban Lurah dan Pamong Kalurahan DIY Nayantaka, Suhadi menjelaskan terkait Jogja Nyawiji ing Pesta Demokrasi di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (27/10/2023).

Yogyakarta - Sebanyak 7.000 orang terdiri atas lurah dan perangkat kelurahan se-Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar deklarasi pesta demokrasi damai di Monumen Jogja Kembali, Kabupaten Sleman, Sabtu (28/10).

Sekretaris Jenderal Paguyuban Lurah dan Pamong Kelurahan DIY Nayantaka, Suhadi di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Jumat, mengatakan pada prinsipnya kegiatan tersebut merupakan deklarasi seluruh masyarakat DIY untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama Pemilu 2024.

"Nantinya akan ada kesepakatan bersama tentang saling menghormati perbedaan dan mengedepankan kepentingan umum, memperkokoh Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan bermasyarakat sebagai keluarga besar NKRI," ujar Suhadi.

Kegiatan yang dikemas dalam "Jogja Nyawiji ing Pesta Demokrasi" itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bakal menyampaikan "Sapa Aruh" terkait Pemilu 2024.

Menurut Suhadi, para lurah dan pamong kelurahan di DIY meminta arahan kepada Sultan HB X agar mereka benar-benar bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan saat pemilu.

Pesta demokrasi di Indonesia, menurut dia, masih memiliki potensi benturan, friksi di masyarakat akibat perbedaan pandangan politik, dan munculnya politik identitas yang bisa memecah belah bangsa.

"Pesta ya pesta tapi jangan kelewat batas, apalagi sampai mencederai sosial kemanusiaan. Jadi ikrar deklarasi ini diharapkan membuat pemilu bisa dilaksanakan dengan lebih baik," tutur Suhadi.

Sekretaris Daerah DIY Beny Suharsono menjelaskan dalam "Jogja Nyawiji ing Pesta Demokrasi", para lurah, pamong kelurahan dan masyarakat yang hadir akan bersama-sama mendengarkan "Sapa Aruh" atau wejangan dan arahan dari Sri Sultan HB X.

"Salah satu arahan beliau nantinya soal Pemilu 2024, di mana pesta demokrasi ini nantinya harus berjalan aman dan damai di DIY," ujar Beny.

Penyelenggara pemerintahan seperti lurah dan pamong kelurahan, kata Beny, sudah memiliki aturan terkait netralitas Pemilu 2024 sehingga akan ada sanksi baik berat, sedang maupun ringan jika melanggar.

"Termasuk semua pegawai pemerintah yang dibiayai APBD. Tentu harus netral karena di OPD masing-masing mereka wajib membuat pakta integritas," kata Beny.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.