Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Cuaca Ekstrem, BPBD Sukabumi Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi

📅 Sabtu, 28 Okt 2023, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Cuaca Ekstrem, BPBD Sukabumi Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Petugas BPBD Kabupaten Sukabumi bersama P2BK usai menggelar apel siaga bencana hidrometeorologi.

Sukabumi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi yang dipicu cuaca ekstrem.

"Cuaca ekstrem dalam dua pekan terakhir memicu terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti angin puting beliung, longsor, dan pergerakan tanah yang mengakibatkan puluhan rumah rusak, " kata Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi Jujun Juaeni di Sukabumi,Jumat.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagian daerah di Kabupaten Sukabumi saat ini mulai beralih dari musim kemarau ke musim,seperti di kecamatan di wilayah utara.

Peralihan musim dari kemarau ke hujan memicu cuaca ekstrem dan berdampak terjadinya bencana dalam sepekan terakhir ini, seperti angin puting beliundanlongsor.

Untuk meminimalkan dampak atau kerugian akibat bencana, pihaknya saat ini tengah melakukan mitigasi serta pemetaan daerah rawan bencana hidrometeorologi.

"Kami pun sudah menginstruksikan kepada seluruh petugas BPBD dan petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat jaringan informasi, sehingga jika terjadi bencana bisa dengan cepat ditanggulangi," katanya.

Jujun mengatakan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mitigasi bencana. Merekadiimbau proaktif, baik memberikan informasi terkait dengan kejadian maupun membantu proses penanggulangan bencana.

Selain itu, peran P2BK di setiap kecamatan penting untuk meminimalkan dampak bencana, karena mereka selalu berada paling dekat denganlokasi bencana.

"Jika terjadi bencana untuk memberikan pertolongan sebelum petugas BPBD maupun instansi terkait datang ke tempat kejadian bencana," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

47 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.