Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stok 9 Kebutuhan Pokok DKI Aman

📅 Jumat, 27 Okt 2023, 05:21 WIB | Oleh:
Stok 9 Kebutuhan  Pokok DKI Aman Doc: ANTARA/Fauzan
Ket. Pekerja mengangkat beras saat bongkar-muat di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta, Rabu (4/10/2023).

JAKARTA - Masyarakat Jakarta tidak perlu khawatir karena cadangan pangan tetap aman sampai akhir tahun. "Bisa saya pastikan sampai Desember sembilan bahan pokok dalam kondisi aman," tandas Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta, Suharini Eliawati, Kamis (26/10).

Suharini menyebutkan, setiap menjelang ramadan atau lebaran, misalnya, Pemprov Jakarta sudah mengantisipasi stok pangan. Dia juga selalu menghitung neraca pangan setiap tahun. Karena itu, masyarakat diminta tidak belanja secara berlebihan akibat panik terhadap ketersediaan bahan pangan.

"Saya selalu sampaikan, Pemprov menghitung neraca bahan pangan tiap tahun. Kemudian saya putus per satu semester atau enam bulan. Namun demikian, karena awal tahun ada ramadan dan lebaran, lalu kita potong-potong per tiga bulan," tambah Suharini.

Nanti pada bulan Desember, Dinas KPKP akan kembali memeriksa setiap pemasok untuk mengecek dan menghitung ketersediaan pangan tahun depan. Suharini menginformasikan akan mengumpulkan elemen-elemen terkait Selasa depan untuk menghitung tahap awal.

Berdasarkan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), data Oktober, harga beras premium di posisi 15.000 per kilogram. Kemudian, beras medium 12.900 per kilogram. Harga bawang merah 22.850 per kilogram dan bawang putih 36.270 per kilogram. Cabai merah keriting 45.000 dan telur ayam 27.860 per kilogram.

Menurut Suharini, kondisi harga beras naik wajar karena pasokan turun. Namun, dia berharap kenaikan tidak akan lama karena beberapa daerah yang bekerja sama dengan Jakarta sudah mulai panen. Pemprov Jakarta juga menargetkan satu juta bibit cabai tahun ini untuk dibagikan kepada masyarakat.

Adapun kenaikan sejumlah bahan pangan menjadi tantangan Pemprov Jakarta. Karena itu, Dinas KPKP terus berkomunikasi dengan daerah tetangga, khususnya Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi yang menjadi Mitra Praja Utama. Sebelumnya, Suharini menyebutkan, kebutuhan pangan Jakarta berupa beras juga diperkirakan aman.

Jakarta memiliki 414 hektare lahan sawah. Hasilnya untuk menutup kekurangan kebutuhan yang dipasok dari luar Ibu Kota. Dia menyebut lahan tersebut ada di Jakarta Utara seluas 300 hektare. Sisanya di Jakarta Barat dan Timur.

Menurutnya, setiap hari Jakarta perlu 300 ton beras. Sawah Jakarta tak mampu memenuhi kebutuhan tersebut. "Maka, Dinas KPKP terus melakukan penguatan kerja sama antardaerah," ujar Suharini.

Bank Pangan

Sementara itu, anggota DPRD Israyani menyarankan Pemprov membangun bank makanan (food bank) untuk mengelola pangan berlebih menjelang kedaluwarsa. "Perlu dibangun semacam bank makanan untuk mengelola pangan berlebih agar bisa dimanfaatkan kelompok rentan atau rawan pangan," kata Israyani.

Dia menuturkan, saran ini terkaitRancangan Perda tentang Penyelenggaraan Sistem Pangan. Tujuannya, agar ada aturan lebih kuat untuk mendorong pemanfaatan, sehingga tidak adapangan terbuang. Israyani mendesak agar Pasal 5 tentang Penyediaan Pangan ditambahkan tentang pengelolaan pangan berlebih sebagai bagian dari penyediaan.

Anggota DPRD lainnya, Bambang Kusumanto, menyoroti pencapaian kinerja BUMD "Food Station" tahun2023. Dia mengingatkan, telah terjadi penurunan panen dari target 56 juta ton menjadi 49,7 juta ton. Kemudian, kegiatan budi daya dari target 1.000 hektare hanya terealisasi 935 hektare.

Panen dari budi daya dari target 5.000 ton, hanya terealisasi 2.500 ton. "Kami khawatir dengan perencanaan pangan yang sangat tidak terukur ini," ujar Bambang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.