Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bisnis Ritel Diharapkan Bisa Berkontribusi ke PDB Sebesar 3,5 Persen

📅 Jumat, 27 Okt 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Bisnis Ritel Diharapkan Bisa Berkontribusi ke PDB Sebesar 3,5 Persen Doc: ANTARA/SINTA AMBAR
Ket. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy N Mande pada pembukaan pameran yang digelar di Jakarta, Kamis (26/10).

JAKARTA - Bisnis ritel pada kuartal III tahun 2023 di Indonesia diharapkan mampu berkontribusi pada produk domestik bruto (PDB) nasional sebesar 3,4 sampai 3,5 persen.

"Kami (memproyeksikan) ada di angka sekitar 3,4 sampai 3,5 persen. Jadi kalau kuartal IV bisa naik 15 persen maka bisa 3,6 hingga 3,7 persen terkontribusi untuk PDB kita," ujar Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy N Mande, di Jakarta, Kamis (26/10).

Sementara memasuki tahun politik, seperti dikutip dari Antara, Roy memprediksi pertumbuhan bisnis ritel mampu mengalami peningkatan sekitar 10-15 persen. Hal ini ia sampaikan berkaca pada gelaran pesta demokrasi pada 2019 lalu yang mengalami peningkatan dengan besaran yang sama.

"Di setiap pesta demokrasi. Jadi di kuartal IV sebesar 10-15 persen maka kita punya pertumbuhan angka ritel sebesar 3,8 persen bahkan sampai 4 persen. Karena setiap pemilu pasti akan ada peningkatan konsumsi," ujarnya pula.

Berikan Regulasi

Lebih lanjut, jelang penyelenggaraan pesta demokrasi pada Februari 2024 mendatang, Roy juga berharap agar pemerintah memberikan regulasi yang relevan dan adaptif sehingga mampu menjaga nilai tukar rupiah stabil dan tidak semakin terpuruk.

Terkait masalah bisnis ritel ini, sebelumnya Aprindo Provinsi Papua menyatakan siap menyerap hasil produksi para petani lokal yang ada di Bumi Cenderawasih yang dilakukan guna memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap komoditas setempat.

Ketua Aprindo Papua, Haris Manuputty, mengatakan hal ini juga merupakan program Aprindo di mana mengutamakan penjualan produk lokal. Ini juga sesuai dengan arahan dari pemerintah di mana mengutamakan menjual produk lokal.

"Kami siap memasarkan produk-produk lokal, namun Aprindo juga berharap agar petani dapat terus melakukan budi daya komoditas secara berkelanjutan," katanya.

Menurut Haris, pihaknya mendorong agar para petani yang ada di Papua dapat menjaga kualitas dari komoditas tersebut dengan begitu para pembeli akan lebih tertarik.

"Memang saat ini kami telah melakukan penjualan komoditas lokal, seperti bawang merah, telur, ayam, dan beberapa lainnya lagi, dan masyarakat banyak yang mulai membeli," ujarnya.

Dia menjelaskan dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas maka pihaknya yakin ke depan petani Papua bisa bersaing sehingga tidak perlu lagi memasok barang dari luar. "Dengan menjual komoditas lokal maka selain harga, kesehatan, dan kesegarannya dapat terjaga," katanya lagi.

Sementara itu, Plt Asisten bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua, Suzana Wanggai, mengatakan pihaknya meminta pasar moderen wajib mengutamakan menjual produk lokal agar harga yang diberikan kepada masyarakat lebih terjangkau sehingga relatif lebih aman, sehat, dan dijamin kesegarannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.