Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Bulog Pastikan Kirim Bantuan ke Yahukimo yang Terdampak Kelaparan

📅 Kamis, 26 Okt 2023, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Bulog Pastikan Kirim Bantuan ke Yahukimo yang Terdampak Kelaparan Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso saat menjawab pertanyaan wartawan di Padang, Rabu, (25/10/2023).

Padang - Gerak cepat, Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Budi Waseso memastikan pemerintah lewat instansi yang dipimpinnya segera mengirimkan bantuan ke Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, yang terdampak kelaparan.

"Insya Allah itu akan segera kita tangani," kata Dirut Perum Bulog Budi Waseso di Padang, Sumatera Barat, Rabu.

Budi Waseso mengatakan kondisi kerawanan dan medan yang cukup sulitmenjadi tantangan tersendiri untuk menyalurkan bantuan ke Kabupaten Yahukimo. Namun, pemerintah telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memastikan bantuan, terutama beras, bisa tersalurkan ke Kabupaten Yahukimo.

Strategi tersebut, kata dia, dengan melibatkan langsung personel Satuan Tugas (Satgas) TNI dan Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) guna mendistribusikan logistik ke daerah terdampak.

Ia mengatakan Bulog juga mempunyai pasokan atau stok yang cukup di wilayah tersebut. "Kita punya stok di sana. Persoalannya itu hanya masalah angkutan saja," ujar Budi Waseso.

Menurutnya, dalam kondisi normal maka pendistribusian bantuan ke Kabupaten Yahukimo mudah dilakukan. Hanya saja hal tersebut terganggu dengan kondisi medan dan masalah kerawanan.

"Kalau dalam kondisi normal maka tidak akan ada masalah, karena kita kerja sama termasuk dengan AURI," ujar Budi Waseso.

Ia menyakini pendistribusian bantuan yang dititipkan kepada polisi maupun TNI dapat segera menangani permasalahan kelaparan di Kabupaten Yahukimo.

"Insya Allah aman. Segala upaya akan kita lakukan untuk saudara-saudara kita di sana," ujar Budi Waseso.

Di tempat terpisah Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK)Muhadjir Effendy mengatakan kelaparan terjadi karena gagal panen di Yahukimo akibat cuaca ekstrem di wilayah Papua Pegunungan. Sementara longsor juga terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak akhir Agustus 2023.

"Korban terdampak kelaparan ada di 13 kampung, yang penduduknya 15 ribu jiwa," kata Menko MuhadjirEffendy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.