Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kelaparan, Kementan dan Bapanas Diminta Siapkan Varietas Umbi Tahan Cuaca Ekstrem

📅 Kamis, 26 Okt 2023, 00:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Kelaparan, Kementan dan Bapanas Diminta Siapkan Varietas Umbi Tahan Cuaca Ekstrem Doc: ANTARA/HO-Kemenko PMK
Ket. Menko PMK Muhadjir Effendy.

Jakarta - Cegah kelaparan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional untuk menyiapkan varietas umbi yang tahan cuaca ekstrem.

"Nanti saya koordinasi dengan beliau (Mentan Andi Amran Sulaiman)," ujar dia di Jakarta, Rabu.

Penyiapan varietas umbi khusus tersebut untuk mengatasi kelangkaan pangan di dua provinsi di Papua. Dalam waktu-waktu tertentu masyarakat kerap gagal panen akibat umbi yang mereka tanam membusuk.

Busuknya umbi tersebut diakibatkan cuaca ekstrem berupa embun salju. Kasus ini terjadi di sejumlah distrik di Kabupaten Puncak dan Kabupaten Yahukimo. Apabila masyarakat terpaksa memakan umbi busuk, dikhawatirkan terkena diare dan bakal berbahaya bagi tubuh.

Penyediaan varietas umbi khusus ini akan menjadi solusi jangka panjang pemerintah dalam mengatasi bencana kelaparan. Dengan demikian, masyarakat di daerah itu tidak perlu menunggu bantuan dari luar daerah.

"Sehingga bahan pangan pokok mereka yang selama ini tergantung pada umbi-umbian itu bisa tersedia cukup sehingga tidak terus-terusan mengandalkan dukungan dari bantuan dari pihak luar," katanya.

Untuk jangka menengah, pemerintah akan membangun gudang pangan di wilayah-wilayah terdampak. Pembangunan gudang ini menjadi domain BNPB dan Kemensos.

"Sehingga pada bulan sebelum diprediksi akan terjadi kelangkaan bahan pangan kita sudah mengirim stok di tempat-tempat itu sehingga korban terdampak tidak akan terjadi secara serius," katanya.

Dalam jangka pendek, pemerintah akan mengirimkan bantuan pangan ke wilayah terdampak di Distrik Amuma, Kabupaten Yahukimo, yang saat ini tengah krisis pangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.