Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank DKI Bantu Memajukan Bisnis Lokal

📅 Kamis, 26 Okt 2023, 05:23 WIB | Oleh:
Bank DKI Bantu Memajukan Bisnis Lokal Doc: ANTARA/HO-Bank DKI
Ket. Pegawai Bank DKI memberikan layanan kepada nasabah, di Jakarta, Rabu (25/10).

JAKARTA - Dalam rangka memberi dukungan memajukan bisnis lokal masyarakat Jakarta, maka Bank DKI meningkatkan dua persen rasio kredit untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). "Rasio kredit UMKM Kuartal III telah berada di angka 9,87 persen. Sebelumnya tercatat sebesar 7 persen September 2022," kata Direktur Keuangan dan Strategi Bank DKI, Romy Wijayanto, Rabu (25/10).

Romy menuturkan kredit konsumer mencatat pertumbuhan positif sebesar 13,64 persen menjadi 21,58 triliun September dari posisi 18,99 triliun tahun lalu. Di sisi lain, strategi penyaluran kredit dengan skala lebih besar dilakukan secara selektif. Di antaranya, kredit sindikasi yang tumbuh 10,91 persen menjadi 6,53 triliun September ini. Di mana angka tahun lalu baru 5,89 triliun.

Lalu, penyaluran segmen kredit komersial termasuk term loan September mencapai 15,54 triliun. Sedangkan kredit menengah tercapai sebesar 1,37 triliun. "Secara spesifik, pembiayaan untuk segmen syariah tumbuh 6,22 persen menjadi sebesar 7,7 triliun September dari 7,24 triliun bulan sama tahun lalu.

Dalam strategi ekspansi kredit, Badan Usaha Milik Daerah milik Provinsi Jakarta itu tetap memprioritaskan pengelolaan risiko secara efektif dan pengawasan secara ketat. Tujuannya untuk memastikan kualitas aset yang optimal. Dengan peningkatan kredit sejumlah segmen tersebut, Romy ingin kembali mencatatkan pertumbuhan kinerja positif sepanjang Kuartal III tahun ini.

Secara keseluruhan sampai September ini, penyaluran kredit tumbuh sebesar 6,9 persen menjadi 49,96 triliun. Ini lebih tinggi dari tahun lalu 46,73 triliun. "Upaya pengendalian kualitas kredit juga dilakukan melalui penagihan, restrukturisasi, maupun upaya penyelamatan kredit," katanya.

Sedangkan menurut Sekretaris Perusahaan Bank DKI Arie Rinaldi, lembaganya tidak hanya menjalankan peran sebagai entitas bisnis. "Kami juga menjalankan fungsi konektor sinergi antar-BUMD, fasilitator pertumbuhan, serta penyetaraan ekonomi masyarakat," ujar Arie.

Dukungan Bank DKI terhadap Pemprov Jakarta diwujudkan dengan elektronifikasi pengelolaan anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah melalui layanan Cash Management System.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

31 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.