Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IEA: Suhu Panas Dunia Telah Pecahkan Rekor

📅 Rabu, 25 Okt 2023, 00:01 WIB | Oleh:
IEA: Suhu Panas Dunia Telah Pecahkan Rekor Doc: ISTIMEWA
Ket. IEA - Membengkokkan kurva emisi ke jalur yang konsisten dengan 1,5 derajat Celsius masih mungkin dilakukan, namun sangat sulit.

PARIS - Badan Energi Internasional atau International Energy Agency (IEA), pada Selasa (24/10), memperingatkan suhu panas dunia sudah pecahkan rekor. Untuk itu, kebijakan energi harus diubah jika pemanasan global ingin dibatasi hingga 1,5 derajat Celsius di atas tingkat pra-industri.

"Hal ini berisiko tidak hanya memperburuk dampak iklim setelah satu tahun mengalami suhu panas yang memecahkan rekor, namun juga melemahkan keamanan sistem energi, yang dibangun untuk dunia yang lebih dingin dengan kejadian cuaca yang tidak terlalu ekstrem," kata IEA dalam laporan tahunannya.

Seperti diketahui, sebuah kota terpencil di barat laut Tiongkok yang gersang mencatat suhu ekstrem yang mencapai lebih dari 52 derajat Celsius pada 16 Juli 2023. Media yang dikelola pemerintah, Xinjiang Daily, melaporkan pada Senin (17/7), angka tersebut adalah rekor terbaru untuk negara yang berjuang melawan cuaca yang mencapai minus 50 derajat Celsius hanya enam bulan lalu.

Menurut Xinjiang Daily, suhu di Kota Sanbao di Depresi Turpan Xinjiang melonjak setinggi 52,2 derajat Celsius pada Minggu (16/7). Suhu rekor tersebut diperkirakan akan bertahan setidaknya lima hari lagi.

Suhu itu memecahkan rekor sebelumnya, yaitu 50,3 derajat Celsius pada 2015 di dekat Ayding di depresi tersebut. Depresi itu adalah sebuah lembah luas yang terdiri dari gundukan pasir dan danau yang mengering, dengan kedalaman lebih dari 150 meter di bawah permukaan laut.

IEA menyatakan saat ini, permintaan bahan bakar fosil diperkirakan masih terlalu tinggi untuk memenuhi tujuan Perjanjian Paris yang membatasi kenaikan suhu rata-rata global hingga 1,5 derajat Celsius, atau 2,7 derajat Fahrenheit.

"Membengkokkan kurva emisi ke jalur yang konsisten dengan 1,5 derajat Celsius masih mungkin dilakukan, namun sangat sulit," katanya.

Perubahan Kebijakan

Dikutip dari Barron, IEA mengatakan tanpa perubahan kebijakan substantif di seluruh dunia, suhu rata-rata global bisa meningkat sekitar 2,4 Celsius pada abad ini.

Laporan ini muncul hanya beberapa minggu setelah KTT Conference of the Parties 28 (COP-28) yang dimulai pada November di Dubai, KTT Iklim global terbaru yang diselenggarakan oleh PBB sejak tahun 1995 yang bertujuan menstabilkan emisi gas rumah kaca dan perubahan iklim.

IEA menunjukkan beberapa perkembangan positif termasuk kebangkitan fenomenal teknologi energi ramah lingkungan seperti tenaga surya dan angin, mobil listrik, dan pompa panas.

Diperkirakan akan terdapat 10 kali lebih banyak mobil listrik di jalanan dibandingkan saat ini, dan tenaga surya secara keseluruhan akan menghasilkan lebih banyak listrik dibandingkan seluruh sistem tenaga listrik Amerika Serikat saat ini.

"Pangsa energi terbarukan secara global dapat meningkat menjadi sekitar 50 persen dari 30 persen saat ini," tambahnya.

Laporan tersebut juga mencatat investasi pada proyek pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai baru tiga kali lebih tinggi dibandingkan investasi pada pembangkit listrik tenaga batu bara dan gas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.