Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

20 Orang Lolos Seleksi untuk Jadi Bakal Calon Rektor ITS

📅 Rabu, 25 Okt 2023, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
20 Orang Lolos Seleksi untuk Jadi Bakal Calon Rektor ITS Doc: ANTARA/HO-Humas ITS
Ket. MWA ITS saat mengumumkan 20 orang yang lolos seleksi bakal calon rektor.

Surabaya - Sebanyak 20 orang terseleksi menjadi bakal calon rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya periode 2024-2029 setelah melalui periode pendaftaran hingga 19 Oktober lalu.

Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) ITS Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA., di Surabaya, Selasa mengatakan sebelumnya terdapat 104 kandidat yang memenuhi persyaratan untuk mendaftar. Dari 104 kandidat tersebut, 20 orang berhasil menyelesaikan berkas pendaftaran.

"Alhamdulillah pendaftar bakal calon rektor dari setiap periode terus meningkat, ini pertanda bahwa proses regenerasi kepemimpinan di ITS berjalan dengan baik," tuturnya.

Profesor yang akrab disapa Nuh tersebut juga berujar, Pilrek ITS ini akan berlangsung dengan komitmen untuk tetap menjaga keutuhan dan kebersamaan ITS. Komitmen ini pun dinyatakan dalam Deklarasi Damai yang secara bersama-sama diikrarkan oleh 20 bacarek ITS.

"Kita lakukan pemilihan rektor ini dengan rasa kekeluargaan, bukan kompetisi," ucapnya.

Para bacarek terdaftar berikut ini telah memenuhi berbagai persyaratan yang diwajibkan, meliputi cek kesehatan fisik dan jiwa, dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), dan lainnya.

Ketua Panitia Pemilihan Calon Rektor ITS Prof. Dr. Ir. Triyogi Yuwono, DEA., IPU., AEng, kedua puluh bacarek ini akan melanjutkan ke tahapan berikutnya yaitu pemaparan rencana strategis dalam lima tahun ke depan yang akan berlangsung pada tanggal 13 - 14 November mendatang.

"Dalam momentum pemaparan ini seluruh sivitas akademika ITS dapat mengajukan pertanyaan secara terbuka kepada para bacarek," ujar mantan Rektor ITS periode 2011-2015 tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Rektor ITS Prof. Dr. Ir. Mochamad Ashari, MEng., IPU., AEng., juga menyatakan dukungannya kepada para bacarek periode 2024 - 2029 mendatang sebagai regenerasi kepemimpinannya.

Calon rektor yang diperbolehkan mendaftar kali ini maksimal berusia 60 tahun pada saat pergantian masa jabatan rektor pada April 2024 mendatang.

Ia berharap rektor yang kelak akan menggantikannya dapat memaksimalkan strategi untuk mewujudkan Rencana Induk Pengembangan (Renip) ITS yang telah disusun hingga 2045.

"Melalui regenerasi ini, diharapkan rektor selanjutnya akan lebih lincah dan dinamis dalam mewujudkan cita-cita ITS," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.