Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bobi, Anjing Tertua di Dunia telah Mati di Usia 31 Tahun

📅 Selasa, 24 Okt 2023, 14:50 WIB | Oleh:
Bobi, Anjing Tertua di Dunia telah Mati di Usia 31 Tahun Doc: AP/Jorge Jeronimo
Ket. Bobi, anjing ras Portugis Rafeiro do Alentejo, berfoto bersama pemiliknya Leonel Costa dan sertifikat Guinness World Record sebagai anjing tertua, di rumah mereka di Conqueiros, Portugal tengah, Sabtu, 20 Mei 2023. Bobi meninggal dunia pada hari Sabtu dalam usia 31 tahun 165 hari.

LISBON - Seekor anjing berusia 31 tahun di Portugal yang menduduki peringkat sebagai anjing tertua di dunia telah mati, kata pemiliknya, Senin (24/10).

Anjing penjaga bernama Bobi meninggal di rumah sakit hewan, kata Leonel Costa kepada The Associated Press.

Bobi tinggal di sebuah peternakan di desa Conqueiros di Portugal bersama Costa dan empat kucing. Ia lahir pada 11 Mei 1992, saat pemiliknya baru berusia 8 tahun.

Dalam sebuah wawancara awal tahun ini, Costa mengatakan kepada Associated Press bahwa rahasia umur panjang Bobi adalah makanan enak, udara segar, dan banyak cinta.

"Bobi memakan apa yang kami makan," kata Costa.Terlebih lagi, Bobi tidak pernah diikat.

Bobi melampaui Rekor Dunia Guinness (Guinness World Records) yang diraih Bluey, seekor anjing ternak Australia, yang meninggal pada 1939 dalam usia 29 tahun dan telah memegang rekor tersebut selama hampir satu abad.

Para pejabat di Guinness World Records pada Senin (24/10) mengatakan, mereka "sedih mengetahui kematian Bobi, anjing tertua di dunia." Dalam pernyataan di situsnya, mereka mengatakan Bobi hidup sampai usia 31 tahun 165 hari dan meninggal pada hari Sabtu (21/10).

Bobi adalah ras Rafeiro do Alentejo, ras anjing Portugis yang memiliki harapan hidup rata-rata 10 hingga 14 tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.