Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disdik Biak Minta Guru Identifikasi Potensi Bakat Siswa

📅 Senin, 23 Okt 2023, 17:50 WIB | Oleh:
Disdik Biak Minta Guru Identifikasi Potensi Bakat Siswa Doc: ANTARA/Muhsidin
Ket. Siswa SD di Biak bermain musik okulele pada Festival Biak Pintar 2023 mendapat apresiasi uang pembinaan diserahkan langsung Bupati Biak Herry Ario Naap.

BIAK -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Biak Numfor, Papua, meminta guru melakukan identifikasi potensi bakat siswa sejak dini untuk dikembangkan menjadi sumber daya manusia orang asli Papua yang unggul pada 2045.

"Guru ataupun orang tua merupakan figur yang mampu menumbuhkan potensi anak-anak kita sehingga dapat melakukan identifikasi potensi anak mereka dari tingkah lakunya di rumah dan di sekolah," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor Kamaruddin di Biak, Senin.

Menurut Kamaruddin, setiap anak dilahirkan ke dunia dengan kemampuan tertentu, keingintahuan, spontanitas, vitalitas, fleksibilitas, dan lain sebagainya.

Potensi setiap anak, kata dia, tentu berbeda. Namun, ada anak yang mempunyai otak cemerlang sejak dini terlihat dalam proses belajar mengajar.

"Menjadi kewajiban orang tua di rumah dan guru di sekolah untuk memelihara setiap kecerdasan anak sejak dini supaya dapat terus dikembangkan sesuai minat bakatnya," kata Kamaruddin.

Ia mengatakan, kejeniusan alami yang dimiliki anak perlu dipelihara dan ditumbuhkembangkan secara optimal oleh para orang tua dan guru di sekolah.

Dengan adanya data potensi bakat anak asli Papua yang dimiliki setiap sekolah, kata dia, diharapkan dapat membantu Dinas Pendidikan melakukan pembinaan lewat guru bersangkutan menjadi SDM Papua yang unggul pada 2045.

Ia mengemukakanDinas Pendidikansudah melakukan program afirmasi bagi siswa-siswi asli Papua yang berprestasi di bidang Bahasa Inggris dan ilmu sains seperti Matematika, Kimia, Fisika, dan Biologi.

"Dengan program afirmasi siswa berprestasi diharapkan ke depan akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas SDM Papua," kataKamaruddin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.