Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kanwil Jamsostek DKI Ajak Pekerja Ambil KPR

📅 Sabtu, 21 Okt 2023, 05:23 WIB | Oleh:
Kanwil Jamsostek DKI Ajak Pekerja Ambil KPR Doc: ANTARA/ho-bpjamsostek
Ket. Kepala Kanwil BPJAMSOSTEK Jakarta Deny Yusyulian (tengah) saat menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada wakil pekerja di Jakarta, Kamis (19/10/2023).

JAKARTA - Pekerja peserta jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek) didorong memanfaatkan layanan tambahan berupa kredit kepemilikan rumah (KPR) dengan bunga rendah. "Hal itu sesuai dengan tagline: Ingat rumah, ingat BP Jamsostek," jelas Kepala Kanwil BP Jamsostek Jakarta, Deny Yusyulian, yang dipantau umat (20/10).

Dia mengatakan kepemilikan rumah merupakan salah satu manfaat tambahan dari program Jaminan Hari Tua (JHT) dengan kepemilikan rumah berbunga rendah. "Kita mengetahui, umumnya peserta BP Jamsostek mendapat manfaat jika mengalami musibah seperti kecelakaan kerja, meninggal dunia atau berhenti bekerja. Dengan adanya manfaat tambahan program JHT dalam bentuk kepemilikan rumah, maka akan meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan seluruh pekerja," jelas Deny.

Dasar hukumnya, Permennaker No17/2021 yang mengatur cara dan pola pinjaman kepemilikan rumah. Deny menyatakan, serikat pekerja/buruh menjadi pintu masuk sosialisasi manfaat program karena tempat berhimpun dan berkomunikasi. Kegiatan itu juga didukung penuh Dinas Tenaga Kerja dan Energi Provinsi Jakarta yang merupakan bagian dari sinergi.

Lebih jauh Deny mencatat di Jakarta, tingkat kepatuhan mulai meningkat karena semakin banyak pekerja yang menjadi peserta Jamsostek. "Tentu saja dorongan dari Dinas Tenaga Kerja dan Energi Jakarta yang terus memastikan program ini berjalan dengan baik sangat penting. Inilah yang terus kami sosialisasikan kepada seluruh stakeholder, termasuk serikat pekerja atau buruh," katanya.

Sosialisasi layanan tambahan kepemilikan rumah dengan bunga rendah diikuti perwakilan 10 besar federasi pekerja/buruh di Jakarta. Dia berharap, program tambahan ini benar-benar diinformasikan kepada seluruh anggota. Menurut Deny, dari data BPS masih banyak pekerja yang belum memiliki rumah sehingga bisa memanfaatkan betul program kepemilikan rumah dengan bunga rendah ini.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Deny menyerahkan secara simbolis bantuan 400 paket sembako untuk anggota serikat pekerja. Pekerja perlu mempertimbangkan untuk memanfaatkan program beli rumah berbunga rendah ini. Sebab rumah semakin mahal bila ditunda membelinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Kenaikan Imbal Hasil Dollar...
Nasional
KKP Bangun 5 Kampung Nelaya...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.