Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Gembira, Warga di Kabupaten Timor Tengah Selatan Ini Dapat Bantuan Fasilitas Air Bersih

📅 Sabtu, 21 Okt 2023, 21:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira, Warga di Kabupaten Timor Tengah Selatan Ini Dapat Bantuan Fasilitas Air Bersih Doc: ANTARA/HO-Humas WVI
Ket. Wahana Visi Indonesia (WVI) menyerahkan fasilitas air bersih yang telah dibangun di tiga desa kepada pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kupang - Berita gembira, Wahana Visi Indonesia (WVI) membangun tiga fasilitas Jaringan Air Bersih (JAB) guna memberikan akses air bersih yang lebih baik bagi kebutuhan masyarakat di tiga desa di Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

"Pembangunan fasilitas air bersih ini dilakukan WVI untuk membantu warga di tiga desa sehingga lebih mudah dalam mendapatkan akses air bersih," kata Direktur Operasional Wahana Visi Indonesia (WVI) Ebenezer Sembiring dalam keterangan yang diterima di Kupang, Sabtu.

Pembangunan jaringan air bersih dilaksanakan melalui program TENACITY Strengthening WASH Behavior and Capacity Project yang didukung penuh oleh Yayasan Poul Due Jensen (PDJF).

Program yang berlangsung mulai 1 Juni 2022 hingga 31 Oktober 2023 ini bernilai EUR 126.751 atau sekitar Rp2,1 miliar dan menyasar 3.454 penerima manfaat.

Tiga desa penerima bantuan pembangunan air bersih dilakukan WVI yaitu desa Kuanfatu, Basmuti, dan Kusi di Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Selain pembangunan jaringan air bersih juga membangun jamban dan melakukan pelatihan terkait Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), melatih dan mendampingi komite air dan mendorong terwujudnya desa yang bebas buang air besar sembarangan (BABS).

"WVI adalah organisasi kemanusiaan yang fokus kepada kesejahteraan anak, karena itu WVIhadir untuk membuat hidup anak-anak di desa ini menjadi utuh sepenuhnya melalui adanya akses air bersih yang mudah dijangkau. Semoga seluruh masyarakat dan perangkat desa dapat menjaga dan memelihara aset yang berharga ini agar dapat terus digunakan hingga anak cucu nanti," kata Ebenezer Sembiring.

Pada musim kemarau, masyarakat bergantung pada program distribusi air bersih dari kepolisian/TNI pemerintah setempat.

Para perempuan dan anak perempuan harus berjalan kaki selama 1 jam pulang pergi naik dan turun bukit ke sumber mata air yang berada di tiga lokasi yaitu mata air Oesusu, Oepetu dan Oele'u.

Sementara itu Country Director Grundfos Indonesia Radinal R. Latuconsina mengungkapkan rasa haru setelah melihat langsung dampak dari pembangunan jaringan air bersih di Desa Kuanfatu.

"Kami terus mendukung program seperti ini dan program yang sama bisa dilakukan lagi di desa-desa lainnya di Kabupaten Timor Tengah Selatan," kata Radinal R. Latuconsina.

Selain itu Kepala Desa Kuanfatu Advensi Y.A. Kase, menyampaikan terima kasih kepada WVI yang telah membangun fasilitas air bersih di daerah itu.

"Kami merasa terharu melihat warga desa saat ini bisa menampung air dari keran air bersama yang tidak jauh dari rumahnya masing-masing. Semoga hal ini bisa berdampak baik pada kesehatan anak-anak dan masyarakat setempat.

Terimakasih banyak kami ucapkan untuk pihak-pihak yang telah menghadirkan air bersih lebih dekat ke kami terutama pada saat musim kemarau seperti terjadi saat ini," kata Advensi Y.A. Kase.

Ia berharap pembangunan tiga paket jaringan air bersih diharapkan mampu meningkatkan perilaku sanitasi dan kebersihan masyarakat desa dan menekan angka diare, penyakit kulit, hingga stunting yang sangat tinggi di Timor Tengah Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.