Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kerja Sama, Wagub Ingatkan Peran Kepala Desa Penting Turunkan Angka Stunting di Sulut

📅 Kamis, 19 Okt 2023, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kerja Sama, Wagub Ingatkan Peran Kepala Desa Penting Turunkan Angka Stunting di Sulut Doc: ANTARA/HO
Ket. Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Steven Kandouw mengatakan, kepala desa maupun ibu-ibu PKK dapat berperan penting menurunkan angka stunting di provinsi berpenduduk lebih 2,6 juta jiwa tersebut.

Manado - Perkuat kerja sama, Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Steven Kandouw mengatakan, kepala desa maupun kaderPKK dapat berperan penting menurunkan angka stunting di provinsi berpenduduk lebih 2,6 juta jiwa tersebut.

"Saat ini terus dimaksimalkan peran puskesmas ataupun puskesmas pembantu (menurunkan stunting). Kepala desa ataupun ibu-ibu PKK juga bisa dikasih peran untuk menurunkan angka stunting," ujar Wagub Steven pada Rakorev Tim Percepatan Penurunan Stunting se-Sulut serta pemberian penghargaan penurunan stunting tahun 2023 di Manado, Rabu.

Peran puskesmas, puskesmas pembantu, kepala desa ataupun ibu-ibu PKK penting melakukan identifikasi kelahiran bayi dan ibu hamil, ataupun mengukur panjang badan bayi.

"Ketika identifikasi ini dilalukan, maka saya yakin penetrasi akan lebih tepat," katanya.

Ketua DPRD Sulut tahun 2014 tersebut mengatakan, menurut catatan yang ada anak bayi stunting datang dari dari keluarga tidak mampu atau di bawah garis kemiskinan.

"Jadi ada dua hal yang bisa dilakukan sekaligus, selain kita menurunkan angka stunting, kita juga mengurangi angka kemiskinan," katanya.

Penurunan angka stunting, kata Wagub, menjadi salah satu poin bahasan dalam rapat kabinet yang dipimpin Presiden Joko Widodo selain inflasi dan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO.

Karena itu, desak Wagub, kepala daerah kota dan kabupaten segera menggelar rapat koordinasi untuk mengidentifikasi keluarga-keluarga yang memiliki bayi stunting.

Saat ini, kata Wagub, angka prevalensi stunting di Provinsi Sulawesi Utara mencapai 20,5 persen, angka tersebut diharapkan terus menurun melalui upaya-upaya kolaborasi para pemangku kepentingan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.