Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh Ternyata Belum Selesai, Petugas Lanjutkan Upaya Evakuasi Kereta Api Anjlok di DIY

📅 Rabu, 18 Okt 2023, 08:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waduh Ternyata Belum Selesai, Petugas Lanjutkan Upaya Evakuasi Kereta Api Anjlok di DIY Doc: ANTARA/HO-Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta
Ket. Petugas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 6 Yogyakarta berusaha mengevakuasi sarana kereta di area bekas Stasiun Kalimenur di Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kulon Progo - Waduh ternyata belum selesai, Petugas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 6 Yogyakarta pada Rabu melanjutkan upaya evakuasi sarana kereta api di lokasi kecelakaanKereta Api Argo Semeru dan Argo Wilis di petak jalan antara Stasiun Sentolodan Stasiun Watesdi Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Hingga 05.00 WIB, kereta yang masih berada di jalur kereta api dan menunggu dievakuasi adalah sejumlah enam kereta dengan rincian dua kereta rangkaian Argo Wilis dan empat rangkaian Argo Semeru," kataManajer Humas PT Kereta Api IndonesiaDaerah Operasi 6 Yogyakarta Krisbiyantoro di Kulon Progo, Rabu.

"Evakuasi pada sore hingga pagi ini dipantau langsung oleh Direktur Pengelolaan Prasarana KAI, Direktur Operasi KAI, dan EVP 6 Yogyakarta," katanya.

Setelah kecelakaanKereta Api 17 Argo Semerurelasi Surabaya Gubeng-Gambir dan Argo Wilis relasi Bandung-Surabaya Gubeng di Kabupaten Kulon Progo pada Selasa (17/10) pukul 13.15 WIB, ia menjelaskan, petugas dikerahkan untuk mengangkat bagian kereta Argo Semeruyang anjlok dan mengenai bagian kereta Argo Wilis.

Di samping mengangkat bagian keretake jalur menggunakan alat berat, menurut dia, petugas memperbaiki jalur agar kereta dapat ditarik.

???????Kecelakaan kereta api yang terjadi di wilayahKabupaten Kulon Progo pada Selasa (17/10) siang menyebabkan perjalanan kereta terganggu. Perjalanan sejumlah kereta dari Daerah Operasi 6 Yogyakarta dibatalkan.

Menurut PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 6 Yogyakarta, penumpang kereta yang dijadwalkan berangkat dariStasiun Yogyakarta dan Stasiun Solo Jebresjuga banyak yang membatalkan tiket.

"KAI Daop 6 Yogyakarta memohon maaf kepada pelanggan karena jalur kereta api belum dapat beroperasi normal.Daop 6 memohon doa kepada masyarakat agar jalur kereta api dapat segera dinormalisasi sehingga lalu lintas kereta api dapat pulih kembali," kataKrisbiyantoro.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.