Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masih Ada Berbagai Tantangan Guna Capai 'Net Zero Emission'

📅 Rabu, 18 Okt 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Masih Ada Berbagai Tantangan Guna Capai 'Net Zero Emission' Doc: ANTARA/HO-ZURICH
Ket. Zurich Indonesia di Jakarta, Selasa (17/10), mengumumkan hasil riset terhadap hampir 700 pejabat eksekutif perusahaan yang menunjukkan masih ada berbagai tantangan yang harus dihadapi oleh perusahaan di seluruh sektor untuk mencapai emisi nol bersih.

JAKARTA - Zurich Indonesia telah melakukan riset terhadap hampir 700 pejabat eksekutif perusahaan, serta hasilnya menunjukkan masih ada berbagai tantangan yang harus dihadapi perusahaan di seluruh sektor untuk mencapai emisi nol bersih atau net-zero emission (NZE).

Seperti dikutip dari Antara, Sustainability Country Lead Zurich Indonesia, Budi Darmawan, menyampaikan melalui riset tersebut, diketahui perusahaan-perusahaan saat ini mulai melaksanakan rencana transisi jangka pendek.

"Kami melihat perubahan iklim sebagai salah satu risiko paling kompleks di zaman ini karena ini merupakan risiko lintas negara, lintas generasi, serta merupakan masalah yang saling ketergantungan dengan dampak terhadap seluruh sektor industri," kata Budi melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

Mengutip hasil riset Zurich, Budi melaporkan 50 persen perusahaan menilai biaya dan skala modal menjadi hambatan utama dalam mengembangkan rencana emisi nol bersih. Hal itu diikuti oleh tiga hambatan terkait, yaitu kurangnya solusi teknologi yang memadai, tantangan regulasi, dan kesulitan dalam pengukuran dan pemantau dampak.

Tiga Tantangan

Sejalan dengan temuan pada tingkat global, tantangan lainnya dalam mengembangkan rencana di Indonesia adalah kurangnya keterampilan sumber daya manusia (SDM) yang juga disebut sebagai salah satu dari tiga tantangan utama yang dihadapi oleh para pimpinan perusahaan keberlanjutan di Indonesia.

Riset yang dilakukan di 15 negara itu menyimpulkan diperlukan lebih banyak lagi dukungan investasi dan insentif untuk membantu perusahaan-perusahaan, baik dalam jumlah besar maupun kecil, seperti beralih ke energi terbarukan, armada kendaraan listrik, memperbarui bangunan agar hemat energi, dan mendukung pendataan dan pengukuran.

"Untuk inovasi-inovasi yang terukur dan aplikasi yang cepat, dibutuhkan kolaborasi antarpelaku industri serta pemerintah-swasta dalam penelitian dan pendanaan," tutur Budi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.