Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkes Laporkan Satu Kasus Cacar Monyet di Jakarta Murni Transmisi Lokal

📅 Selasa, 17 Okt 2023, 13:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkes Laporkan Satu Kasus Cacar Monyet di Jakarta Murni Transmisi Lokal Doc: antarafoto
Ket. Ilustrasi penderita cacar monyet.

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan satu kasus cacar monyet atau Mpox di DKI Jakarta murni transmisi lokal karena penderitanya tidak memiliki riwayat perjalanan luar negeri.

"Pasien tidak ada riwayat perjalanan luar negeri. Iya (transmisi) lokal," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (17/10).

Menurut Nadia, Dinas Kesehatan DKI Jakarta masih melakukan penelusuran kasus terhadap enam hingga tujuh orang yang mengalami kontak erat dengan pasien. Selain itu pihak terkait juga sedang menelusuri adanya kemungkinan kasus tersebut ditularkan oleh pelaku perjalanan dalam negeri.

"Masih dicek apakah ada (penularan) dari kontrak erat riwayat pelaku perjalanan dalam negeri," katanya.

Saat disinggung terkait kondisi pasien, Nadia menyebut masih dalam upaya perawatan tim medis di salah satu rumah sakit di wilayah setempat.

"Pasien dirawat. Kondisinya baik, tetapi memang ada demam dan lesi seperti keropeng, papula, vesikel lesi, seperti cacar yang cukup banyak," katanya.

Nadia menambahkan penyakit cacar monyet sudah tidak dikategorikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Yang Meresahkan Dunia (Public Health Emergency of International Concern/PHEIC). "Jadi, sudah merupakan penanganan penyakit biasa," katanya.

Direktorat Surveilans dan Kekarantinaan Kesehatan Kemenkes mengonfirmasi satu warga Indonesia terpapar cacar monyet terdeteksi di Jakarta pada 14 Oktober 2023.

Dengan temuan kasus baru tersebut, maka saat ini terdapat dua kasus cacar monyet di Indonesia setelah kali pertama ditemukan pada 20 Agustus 2022.

Secara umum jumlah kasus terkonfirmasi cacar monyet di seluruh dunia mencapai 90.618 kasus dengan angka kematian mencapai 517 kasus dari 115 negara.

Amerika Serikat menjadi negara yang paling banyak melaporkan temuan kasus, sedangkan di Asia temuan kasus paling banyak didominasi China, Thailand, dan Jepang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.