Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Irfan Setiaputera Masuk dalam Businessperson of The Year versi Fortune 

📅 Selasa, 17 Okt 2023, 17:16 WIB | Oleh:
Irfan Setiaputera Masuk dalam Businessperson of The Year versi Fortune  Doc: Istimewa.
Ket. Fortune Indonesia Businessperson of the Year 2023.

JAKARTA - Dinilai sukses membawa maskapi plat merah yang diambang kebangkrutan sehingga bertahan bahkan bisa mendulang keuntungan, Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra masuk dalam jajaran Businessperson of The Year 2023 versi majalah Fortune Indonesia.

Menurut Editor In Chief Fortune Indonesia, Hendra Soeprajitno bahwa sangat mudah untuk menilai sebuah hasil. Namun, kerap melupakan proses yang terjadi. Di balik megahnya perusahaan atau bisnis-usia puluhan tahun, memiliki pendapatan triliunan, masuk dalam daftar Fortune Indonesia 100-pasti diawali oleh sebuah langkah yang memerlukan: keberanian, jerih payah, kedisplinan, dan diwarnai risiko kegagalan.

"Namun, para Fortune Indonesia Businessperson of the Year 2023 ini berhasil melewati semua itu. Mereka berani untuk memilih, menjalani, dan tidak berhenti merealisasikan impian mereka. Fortune Indonesia kembali merilis daftar pebisnis terbaik di Indonesia untuk ketiga kalinya," kata Hendra yang dikutip dari keterangannya di majalah Fortune Indonesia terbitan Oktober 2023, Selasa (18/10).

Dia menambahkan Businessperson of the Year 2023 datang dari latar belakang yang berbeda, masth aktif dalam kepemimpinan, baik sebagai pendiri maupun profesional. Dua puluh Businessperson of the Year ini berkontribusi secara dinamis, baik dalam bentuk tenaga, pikiran, bahkan transformasi.

"Sama dengan tahun-tahun sebelumnya, ada sejumlah indikator yang digunakan Fortune Indonesia untuk menentukan 20 pebisnis terbaik di Indonesia ini, seperti kinerja, Good Corporate Goverance (GCG), aksi korporasi, hingga dampak yang dihasilkan. Kisah-kisah mereka menuju pada konklusi yang sama: pentingnya sebuah proses," kata Hendra.

Dalam pemberitaan majalah Fortune Indonesia disebutkan bahwa Irfan barangkali adalah pemimpin BUMN yang menerapkan barometer baru dalam catatan sejarah korporasi nasional berhasil menavigasi Perusahaan melewati restrukturisasi terbesar yang pernah ada di Indonesia.

Beliau pula yang menjadi satu satunya pimpinan BUMN yang secara fair mengakui kerap kali terpikir untuk mengundurkan diri menjadi Direktur Utama. Sebabnya PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, perusahaan yang ia pimpin sejak Januari 2020, mewarisi berbagai masalah super pelik: kerugian keuangan, tumpukan utang, hingga yang paling anyar diawal kepemimpinannya adalah kompleksitas permasalahan tata kelola Perusahaan.

Ketika dia baru mulai menata pijakan, maskapai flag carrier tersebut harus berhadapan dengan mala pandemi Covid- 19. Penerbangan terpaksa berhenti dan perusahaan beroperasi bak zombie. Tapi dalam kondisi itulah kualitasnya sebagai pemimpin teruji.

Dan kini, dia bisa menceritakan pengalamannya melaku-kan restrukturisasi utang terbesar dalam sejarah BUMN. Bayangkan saja, menghadapi ratusan kreditur untuk menggolkan rencana restrukturisasi utang sebesar Rp140 triliun, bekal sukses Irfan hanya pikiran positif.

"Jangan mengeluh, jangan menyalahkan siapa-siapa, dan tetap ceria. Tiga hal ini secara normatif mudah namun saat kita harus eksekusi beratnya luar biasa karena kita tidak terbiasa untuk melakukannya," kata Irfan.

Tahun ini, jelasnya, Garuda Indonesia mendarat di posisi ke-33 dalam daftar Fortune Indonesia 100 dan menjadi perusahaan dengan laba tertinggi kedua (Rp58,28 triliun) setelah Pertamina (Rp59,35 triliun).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

36 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.