Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terobosan Cerdas, Pemkab Buleleng Latih Guru Berhitung dengan Metode Gasing

📅 Senin, 16 Okt 2023, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terobosan Cerdas, Pemkab Buleleng Latih Guru Berhitung dengan Metode Gasing Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Buleleng
Ket. Penjabat Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana memberikan motivasi kepada para siswa di sebuah sekolah di Singaraja, Bali.

Singaraja - Terobosan cerdas, Pemerintah Kabupaten Buleleng, Bali melatih para guru berhitung dengan metode menggunakan metode gasing (gampang, asyik dan menyenangkan) yang dikembangkan oleh tokoh sains dan matematika Indonesia Yohannes Surya.

"Kami berbangga karena Kabupaten Buleleng merupakan kabupaten yang perdana melaksanakan pelatihan semacam ini di Pulau Dewata," kata Penjabat Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana di Singaraja, Minggu.

Lihadnyana menjelaskan metode gasing ini merupakan suatu terobosan agar siswa tidak takut lagi belajar matematika.

Paradigma yang menganggap matematika sulit, saat ini diubah menjadi belajar matematika itu gampang, mengasyikkan, dan menyenangkan. Untuk saat ini, ada 32 guru yang nantinya menjadi pelatih bagi guru lain di seluruh Buleleng.

"Kemudian, seluruh guru di Buleleng akan menerapkan metode gasing ini kepada para siswa di sekolah," katanya.

Dalam konteks pembelajaran metode gasing ini, Buleleng menjadi kabupaten pertama di Bali yang melaksanakannya.

Oleh karena itu, setelah pelatihan kepada 32 guru ini, kegiatan serupa akan dilanjutkan kepada seluruh guru di Buleleng.

Pada Desember 2023 mendatang, pemda menargetkan seluruh guru tersebut telah selesai diberikan pelatihan. Setelah itu, pada 2024 metode gasing ini sudah diterapkan kepada seluruh siswa.

"Kami targetkan pertama di Bali untuk penerapan metode gasing ini. Karena menyandang kota pendidikan, memang sepantasnya kita memberikan perhatian khusus kepada hal-hal semacam ini," ujar Lihadnyana.

Sementara itu, tokoh sains dan matematika Indonesia Yohannes Surya menyebutkan alasan kenapa Buleleng menjadi kabupaten pertama di Bali yang menyelenggarakan pelatihan metode gasing ini. Pertama adalah karena Buleleng dikenal sebagai Kota Pendidikan. Kedua, adalah Pj Bupatinya sangat responsif.

Saat dirinya dipanggil Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M. Tito Karnavian mengenai program ini di hadapan kepala daerah lainnya, Kabupaten Buleleng yang sangat cepat merespon program itu.

"Jadinya kita dahulukan Buleleng. Soalnya presiden juga waktu itu mengatakan bahwa inisiatif harus datang dari kabupaten/kota. Karena itu, siapa yang cepat responnya kita dahulukan," katanya.

Setelah ini, pelatihan dilanjutkan oleh pemerintah daerah karena Buleleng sudah mempunyai 32 orang guru yang siap mengimbaskan kepada guru lain.

Guru besar lulusan College of William and Mary, Amerika Serikat ini pun menyatakan tidak khawatir akan hal tersebut karena 32 guru ini bagus dan pasti bisa membagikannya kepada yang lain seperti di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara dan Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara yang telah selesai melakukan penerapan metode gasing ini.

"Buleleng bisa menjadi kabupaten yang pertama di Bali selesai hingga ke tingkat siswanya juga. Makanya tadi targetnya kan Januari-Februari 2024 bisa diselesaikan. Seluruh anak di Buleleng sudah pantai berhitung. Gampang sekali indikatornya, anaknya dites saja," kata Yohannes Surya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.