Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Belum Mau Pensiun, Andy Lau Tak Ingin Beri Contoh Buruk

📅 Minggu, 15 Okt 2023, 14:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Belum Mau Pensiun, Andy Lau Tak Ingin Beri Contoh Buruk Doc: AFP
Ket. Andy Lau mengatakan alasan dirinya akan terus bekerja keras karena tak ingin memberi contoh buruk.

BEIJING - Andy Lau mungkin salah satu bintang film paling produktif di Hong Kong saat ini. Namun ia tidak berencana pensiun dalam waktu dekat.

Menurut surat kabar South China Morning Post, perkiraan kekayaan bersih Lau adalah 70 juta dolar AS pada 2022.

Dalam wawancara baru-baru ini untuk mempromosikan film thriller aksi terbarunya "Moscow Mission", pria berusia 62 tahun itu mengatakan alasannya untuk terus bekerja keras adalah karena dia tidak ingin memberikan contoh buruk.

Berbicara kepada platform video Tiongkok Youku Movies, Lau berkata: "Saya punya anak. Jika anak-anak melihat saya berbaring tanpa melakukan apa pun, mereka mungkin bertanya-tanya kapan mereka bisa menjadi seperti saya. Ini akan menjadi contoh buruk."

Lau, yang menikah dengan mantan model Malaysia Carol Chu pada 2008, memiliki seorang putri berusia 11 tahun bernama Hanna.

Aktor yang dijuluki Heaven King ini menambahkan, jika dia tidak melakukan apa pun, dia tidak dapat berhenti memikirkan pekerjaan di hari keempat.

Ini bukan kali pertama Lau menunjukkan etos kerjanya yang mengesankan. Pada 2020, aktor ini dipuji netizen karena selalu tiba di lokasi syuting tepat waktu, dengan dialognya yang sudah dihafalnya.

Kontribusinya selama bertahun-tahun terhadap industri film diakui dunia ketika ia dianugerahi Penghargaan Penghormatan Khusus di Festival Film Internasional Toronto ke-48 pada September lalu. Dia adalah aktor Tiongkok pertama yang menerima penghargaan itu.

Ketika ditanya wartawan apakah menjadi aktor teladan itu sulit, Lau hanya berkata: "Bukankah itu yang harus dilakukan semua aktor?"

Bintang film "Infernal Affairs" (2002) ini juga mengatakan dalam wawancara sebelumnya, dia tidak menganggap dirinya sebagai aktor teladan, rajin adalah sifatnya.

"Saya terbiasa bekerja keras. Memang menyesatkan untuk mengatakan bahwa saya adalah pekerja teladan, tapi menurut saya, memberikan semangat kepada generasi muda adalah hal yang baik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

40 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.