Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat Atasi Kebakaran, BPBD Situbondo Catat Karhutla di Lereng Gunung Argopuro Sekitar 10 Ha

📅 Sabtu, 14 Okt 2023, 00:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat Atasi Kebakaran, BPBD Situbondo Catat Karhutla di Lereng Gunung Argopuro Sekitar 10 Ha Doc: ANTARA/HO-Humas BPBD Situbondo
Ket. Petugas BPBD dibantu TNI/Polri dan Perhutani serta masyarakat melakukan pemadaman api karhutla di lereng Gunung Argopuro, Situbondo, Jawa Timur. Jumat (13/10/2023).

Situbondo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Argopuro mencapai sekitar 10 hektare (ha).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Situbondo Sruwi Hartanto mengatakan kebakaran hutan dan lahan di lereng Gunung Argopuro terjadi sejak Kamis (12/10) kemarin, tepatnya di Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang.

"Karhutla di lereng Gunung Argopuro terjadi sejak kemarin, dan alhamdulillah hari ini kebakaran hutan sebagian bisa dikendalikan," ujar Sruwi kepada wartawan di Situbondo, Jawa Timur, Jumat.

Kebakaran hutan dan lahan itu terjadi di Blok Serendeng petak 6a-1 RPH Sumbermalang, BKPH Besuki, KPH Bondowoso.

Menurut Sruwi Hartanto, kebakaran terjadi sejak Kamis, 12 Oktober 2023 sekitar pukul 18.00 WIB, namun api tidak bisa dipadamkan sepenuhnya, karena sebagian titik api berada di tebing yang terjal.

Pemadaman hutan dan lahan terbakar itu, lanjut dia, dilakukan bersama dengan personel RPH Sumbermalang serta anggota LMDH yang mengetahui ada titik api.

Upaya pemadaman dilakukan secara manual yaitu dengan kepyok dan ranting pohon agar kebakaran tidak merembet ke area lain.

"Api sulit dipadamkan karena cuaca panas dan anginnya juga kencang sehingga api cepatmerambat," kata Sruwi Hartanto.

Ia menambahkan bahwa sebagian besar api berhasil dipadamkan, namun masih ada titik api yang sulit dipadamkan karena berada di lokasi terjal dan di kemiringan, sehingga sulit di jangkau namun masih dalam pemantauan anggota Perhutani.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut, da lokasi kebakaran jauh dari permukiman penduduk sehingga sangat aman. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak Perhutani setempat.

"Sampai dengan saat ini kami dari Perhutani masih melakukan penyelidikan penyebab terjadinya kebakaran," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.