Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Danau Sentarum Kering, Komisi V DPR: Sumur Bor Bisa Atasi Kesulitan Air Bersih

📅 Sabtu, 14 Okt 2023, 12:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Danau Sentarum Kering, Komisi V DPR: Sumur Bor Bisa Atasi Kesulitan Air Bersih Doc: ANTARA/HO-Bulin
Ket. Kondisi Taman Nasional Danau Sentarum di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat mengalami kekeringan saat musim kemarau yang berdampak terhadap sulitnya masyarakat memperoleh air bersih.

KAPUAS HULU - Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menilai kesulitan masyarakat memperoleh air bersih di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum di wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat pada kemarau dapat diatasi dengan pembangunan sumur bor di daerah tersebut.

"Yang jadi kendala pembangunan sumur bor itu sebenarnya kawasan lindung, makanya saya akan ajak Bupati Kapuas Hulu bertemu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK)," kata Lasarus di Putussibau Kapuas Hulu, Sabtu (14/10).

Lasarusmenyebut, untuk kepentingan masyarakat di kawasan Danau Sentarum mestinya ada solusi dari pemerintah terutama untuk mengatasi kesulitan air bersih.

Menurut dia, pembangunan sumur bor sudah dianggarkan Komisi V DPR RI dan Menteri LHK sudah mengeluarkan izin, akan tetapi karena itu dalam kawasan lindung dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak berani untuk melaksanakannya sebab masih terbentur aturan.

"Kami sudah bicarakan dengan Kepala Balai Taman Nasional dan diperbolehkan terkait pembangunan sumur bor, tetapi Kementerian PUPR tidak berani karena aturan," katanya.

Lasarus berpendapat harusnya pemerintah segera mengambil langkah agar aturan yang berjalan terkait kawasan lindung tidak merugikan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan dasar seperti air bersih.

Disebutkan dia, sebelum status menjadi taman nasional masyarakat sudah lebih dulu tinggal di kawasan Danau Sentarum, sehingga itu harus menjadi perhatian pemerintah atas kebutuhan dasar masyarakat.

"Tapi memang menyelesaikan urusan antara lembaga itu tidak mudah, namun harus ada solusi untuk kepentingan masyarakat," pinta Lasarus.

Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan meminta agar kementerian terkait dapat memberikan keringanan untuk kepentingan hajat hidup masyarakat yang tinggal di kawasan Danau Sentarum.

"Kami akan lakukan koordinasi dan berkomunikasi dengan pihak terkait, kita minta ada solusi sebab menyangkut kepentingan dasar masyarakat," kata dia.

Fransiskus pun meminta agar pengelolaan taman nasional dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan memberdayakan masyarakat.

"Kami minta pihak balai ada solusi konkrit untuk masyarakat yang memang sudah lama tinggal di kawasan taman nasional itu," ucap Fransiskus.

Untuk di ketahui Danau Sentarum merupakan kawasan Taman Nasional yang berada di Kecamatan Batang Lupar daerah perbatasan Indonesia-Malaysia, wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Pada kemarau saat ini, Danau Sentarum mengalami kekeringan yang berdampak terhadap kebutuhan dasar masyarakat untuk air bersih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.