Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peran Tiongkok di Bidang HAM Diakui Dunia Internasional

📅 Jumat, 13 Okt 2023, 00:02 WIB | Oleh:
Peran Tiongkok di Bidang HAM Diakui Dunia Internasional Doc: ANTARA/DESCA LIDYA NATALIAI
Ket. Wang Wenbin, Jubir Kemenlu Tiongkok

BEIJING - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin, menyebut terpilihnya Tiongkok sebagai anggota Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) jadi pengakuan dunia mengenai peran Tiongkok di bidang HAM.

"Terpilihnya kembali Tiongkok menunjukkan pengakuan internasional atas kemajuan hak asasi manusia Tiongkok, partisipasi aktif dalam pertukaran dan kerja sama hak asasi manusia internasional, serta peran penting dalam perjuangan hak asasi manusia global," kata Wang Wenbin saat menyampaikan keterangan pada media di Beijing, Tiongkok, Rabu (11/10).

Seperti dikutip dari Antara, pada Selasa (10/10), dilakukan pemilihan anggota Dewan HAM PBB dalam rapat pleno ke-17 Majelis Umum di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat.

Tiongkok mendapat 154 suara untuk menjadi anggota Dewan HAM PBB periode 2024-2026. Indonesia juga terpilih sebagai anggota Dewan HAM PBB dengan 186 suara dari keseluruhan 192 suara, diikuti Kuwait sebanyak 183 suara dan Jepang 175 suara.

"Tiongkok menganut filosofi hak asasi manusia yang berpusat pada masyarakat dan percaya bahwa kehidupan bahagia bagi masyarakat adalah hak asasi manusia yang paling penting," ungkap Wang Wenbin.

Ia menyebut Tiongkok telah menemukan jalan menuju penerapan HAM yang lebih baik yang mengikuti tren zaman dan sesuai dengan realitas nasional Tiongkok.

"Kami telah mencapai kemajuan bersejarah dalam perjuangan HAM. Kami memandang terpilihnya kembali ini sebagai kesempatan yang baik untuk melanjutkan partisipasi aktif Tiongkok dalam tata kelola HAM global," tambah Wang Wenbin.

Kontribusi Lebih Besar

Menurut Wang Wenbin, dengan menjadi anggota Dewan HAM, dapat dilakukan pertukaran serta kerja sama yang luas dengan negara-negara lain untuk memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap kemajuan perjuangan HAM internasional.

Wang Wenbin menyebut Tiongkok sudah enam kali terpilih sebagai anggota Dewan HAM PBB.

Dalam laman resmi, PBB menyebut Sidang Umum PBB pada 10 Oktober 2023 telah memilih Albania, Brasil, Burundi, Bulgaria, Tiongkok, Pantai Gading, Kuba, Republik Dominika, Prancis, Ghana, Indonesia, Jepang, Kuwait, Malawi, dan Belanda sebagai anggota Dewan Hak Asasi Manusia PBB untuk periode 2024-2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.