Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat Antisipasi Bencana, Kemensos Membentuk Lumbung Sosial di Raja Ampat

📅 Jumat, 13 Okt 2023, 17:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat Antisipasi Bencana, Kemensos Membentuk Lumbung Sosial di Raja Ampat Doc: ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu
Ket. Balai Besar Kemensos RI Regional IV menggelar FGD di Kabupaten Raja Ampat dalam rangka pembentukan lumbung sosial antisipasi dampak bencana, Kamis (12/10).

Sorong - Gerak cepat, Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) akan membangun lumbung sosial di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya sebagai bagian dari upaya antisipasi bencana alam di wilayah itu.

Kepala Balai Besar Kemensos RI Regional IV Jhon Mampioper di Raja Ampat, Jumat, menjelaskan lumbung sosial ini sangat penting dibentuk untuk antisipasi yang sifatnya responsifterhadap korban bencana seperti banjir dan longsor.

"Ketika lumbung sosial ini terbentuk, maka mempercepat pendistribusian logistik untuk korban bencana yang terjadi di daerah itu," ujarnya.

Sebab, kata dia, regional Papua-Maluku memiliki posisi strategis secara geografis dengan tingkat kerawanan bencana cukup tinggi seperti gempa bumi, tsunami, banjir dan longsor.

Dari kondisi demikian, sebut dia, dibutuhkan satu langkah strategis lain melalui pembentukan lumbung sosial supaya cepat menyikapi korban bencana guna meminimalisir dampak konflik sosial dan keterlantaran para korban.

"Jadi lumbung sosial itu kita perlu bentuk segera di Kabupaten Raja Ampat supaya kita bisa mengantisipasi adanya dampak dari bencana itu," kata dia.

Dia pun mengakui bahwa langkah ini mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Raja Ampat untuk membantu mengakomodasi segala hal yang diperlukan dalam pembentukan lumbung sosial itu.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Raja Ampat Yusuf Salim memberikan apresiasi kepada langkah strategis yang diambil Kemensos RI untuk membentuk lumbung sosial di kabupaten itu.

"Saya atas nama pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada Kemensos Regional IV untuk membentuk lumbung sosial," ujardia.

Sekda menjelaskan, pembentukan lumbung sosial ini, secara tidak langsung pemerintah pusat membantu pemerintah daerah untuk mengantisipasi dampak dari bencana yang akan terjadi di wilayah itu.

"Langkah ini sangat baik dan kami pemerintah daerah pada dasarnya tetap mendukung pembentukan lumbung sosial itu untuk membantu kami ketika menghadapi kondisi dampak bencana," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.