Bakal Calon Presiden Ganjar Pranowo Tegaskan Pendidikan Kunci Pemberantasan Kemiskinan
Kamis, 12 Okt 2023, 07:05 WIBJakarta - Bakal calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo menyatakan pendidikan menjadi kunci dalam pemberantasan kemiskinan di Indonesia
"Penting untuk mencanangkan program satu keluarga miskin satu sarjana," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.
Hal itu disampaikan Ganjar di hadapan ribuan mahasiswa ketika memberikan kuliah umum di Kampus Universitas Kristen Maranatha Bandung, Jawa Barat.
"Saya orang yang meyakini bahwa untuk menyelesaikan problem kemiskinan, yang terbaik adalah dengan pendidikan. Karena saya sendiri contohnya," ungkapnya.
Ganjar menceritakan dia yang berasal dari keluarga sangat sederhana bisa berhasil seperti saat ini karena pendidikan. Kalau dia tidak sekolah, maka mungkin nasibnya tidak seperti saat ini.
"Di situperan negara hadir. Bagaimana agar seluruh masyarakat Indonesia bisa mengakses pendidikan dengan baik," ujarnya.
Selain itu, Ganjar mempunyai pengalaman dalam memutus kemiskinan dengan pendidikan. Saat memimpin Jawa Tengah, ia membuat sekolah "boarding" gratis untuk warga miskin bernama SMK Negeri Jateng.
"Semuanya gratis, tidur gratis, makan, sepatu, seragam, tas semuanya kami biayai. Dan yang bisa masuk ke sekolah itu syaratnya dari keluarga miskin," katanya.
Ganjar mengklaim program itu terbukti ampuh. Anak-anak miskin yang terancam tidak bisa sekolah akhirnya bisa mengenyam pendidikan. Hebatnya lagi, sekitar 100 persen lulusannya tidak ada yang menganggur.
"Mereka bekerja di perusahaan besar, ada yang di Jepang, Jerman, Korea Selatan, dan lainnya. Mereka menjadi tulang punggung keluarga. Saya terharu ketika mereka mengatakan bisa melunasi utang keluarga, membeli rumah, tanah, dan lainnya. Mereka bisa mengangkat keluarga dari jurang kemiskinan," katanya.
Untuk itu, dia berharap program tersebut bisa diperluas di Indonesia. Dia akan mendorong pendidikan gratis mulai PAUD hingga SMA.
"Kita ingin mendorong satu keluarga miskin satu sarjana. Kalau itu bisa terwujud, maka saya percaya kemiskinan bisa diselesaikan," katanya.
Ganjar optimistis untuk mewujudkan hal tersebut. Untuk mewujudkannya, kata dia, dibutuhkan kemauan dan "strong leadership" dalam pengambilan keputusan.
"Anggaran negara harus dinaikkan dua kali lipat, sistem pemerintahan harus digital, dan korupsi harus diberantas. Kalau itu bisa, maka anggaran negara bisa dioptimalkan untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan lainnya," harapnya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Gunung Anak Krakatau Kembali Jadi Sorotan! Abu Vulkanik Terdeteksi Mengarah ke Barat Laut
-
Harpelnas 2026, GASPOL Pertamina Lubricants Digelar untuk Pengemudi Maxim
-
BPBD PPU Catat 113 Kejadian Karhutla dengan Luas Lahan Terbakar 199 Hektare
-
Carabao Cup: Tottenham Benamkan Charlton 5-1, Newcastle Singkirkan West Brom
-
Sah! Allan Elias Jadi Pemain Manchester City Usai Tinggalkan Palmeiras
-
Pemulung Terperangkap dalam Skema Jaring Kemiskinan Struktural
-
Pemprov DKI Pastikan Optimalisasi APBD 2026 Penuhi Kebutuhan Warga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.