Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Tapanuli Utara Lakukan Otopsi Korban Meninggal WNA Tiongkok

📅 Rabu, 11 Okt 2023, 00:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polres Tapanuli Utara Lakukan Otopsi Korban Meninggal WNA Tiongkok Doc: ANTARA/HO- Humas Polres Taput
Ket. Polres Taput melakukan otopsi penyebab meninggalnya korban, Dong Bo (51) WNA asal Tiongkok di mess PT NH Onan Hasang Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Taput.

Medan - Polres Tapanuli Utara melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab meninggalnya korban, Dong Bo (51) warga negara asing (WNA) asal Tiongkok di mess PT NH Onan Hasang Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Taput, di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumatera Utara(Sumut).

"Setelah Polres Tapanuli Utara mengetahui adanya korban meninggal dunia yang merupakan WNA asal Tiongkok tersebut di mess PT NH, Senin (9/10) sekitar pukul 18.00 WIB, unit Identifikasi langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP," kata Kapolres Tapanuli Utara AKBP Johanson Sianturi, melalui Kasi Humas Ipda B. Gultom, Selasa.

Gultom menyebutkan hasil olah TKP dimana korban di temukan. Posisi korban tidur terlentang di atas tempat tidur dan tidak menggunakan baju namun memakai selimut.

Di dada korban di temukan kabel listrik terlilit hingga ke pantat yang sedang tercolok ke stop kontak dan kabel tersebut terkelupas.

"Saat diperiksa tim identifikasi, di dada dekat leher korban ada luka bakar mirip sengatan listrik serta di bagian pinggul pantat," ucapnya.

Ia mengatakan di sekujur tubuh korban tidak temukan tanda-tanda kekerasan serta di lokasi TKP tidak ada benda tajam ataupun benda tumpul.

Terkait dengan hal tersebut, Polres Tapanuli Utara sudah memeriksa sembilan orang saksi yang mengetahui peristiwa tersebut serta pihak manajer perusahaan.

"Keterangan pihak Manajer PT NH, Wang Ping (45) yang kita peroleh dalam pemeriksaan bahwa korban bukan merupakan karyawan PT NH," ucapnya.

Gultom menjelaskan korban datang dari Tiongkok ke PT NH, melamar melalui aplikasi yang di buat oleh PT NH di negaranya.

Setelah korban mendaftar lewat aplikasi tersebut lalu pihak perusahaan menyarankan untuk melakukan survei lokasi terlebih dahulu untuk diketahui apakah pekerjaan tersebut cocok.

"Jadi kehadiran korban masih hanya sebatas survei, belum menjadi karyawan," katanya.

Kasi Humas menambahkan korban tiba di Onan Hasang Pahae Julu Taput, Sabtu (7/10). Hal tersebut juga diperkuat dengan paspor korban yang ada. Artinya, ketika pekerjaan tersebut cocok sesuai dengan keahlian korban. Selanjutnya korban masih kembali ke negaranya untuk melengkapi administrasi sebagai TKA (Tenaga Kerja Asing ).

Untuk mengetahui kepastian penyebab korban meninggal dunia, Polres Tapanuli Utara sudah membawa jenazah korban untuk dilakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut.

"Selanjutnya tentang jenazah korban, pihak PT NH sudah koordinasi dengan Konsulat Tiongkok di Medan. Serta sudah berkomunikasi dengan keluarga korban di Tiongkok," kata Gultom.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Daerah
Skabies Menyerang Warga Bin...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.