Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UI dan BPS Resmikan Pojok Statistik

📅 Selasa, 10 Okt 2023, 18:55 WIB | Oleh:
UI dan BPS Resmikan Pojok Statistik Doc: ANTARA/Feru Lantara
Ket. Pojok Statistik di FMIPA UI.

DEPOK - Universitas Indonesia dan Badan Pusat Statistik (BPS) meresmikan penggunaan Pojok Statistik di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FMIPA) UI Kampus Depok, Jawa Barat.

"Dengan adanya pojok statistik, mahasiswa dapat mengakses data-data dari BPS, hal ini penting karena data merupakan sumber kekayaan yang melimpah, sehingga diharapkan mahasiswa bisa memanfaatkannya," kata Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof Abdul Haris usai meresmikan pojok statistik di Depok, Senin.

Abdul Haris mencontohkan mahasiswa bisa mengambil data polusi udara di Jakarta. Dengan data-data yang dimiliki bisa dianalisis untuk mengetahui berapa luas DKI Jakarta, kontribusi asap ini gimana.

Selanjutnya, juga dapat diperoleh data berapa banyak motor yang lewat Jakarta, pembangkit listrik yang menggunakan batu bara berapa, sehingga kita bisa memberikan jalan keluar atau solusi dalam setiap permasalahan.

Pojok statistik di UI memiliki tiga layanan konsultasi, edukasi dan promosi statistik, baik dalam bentuk tatap muka maupun daring.

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini menjelaskan pojok statistik tersebut sebagai pusat layanan dan promosi statistik di perguruan tinggi.

Keberadaannya sudah sejak 2019, dan UI yang ke-108, kalau di Jawa Barat, UI yang ke-3, dan di Jawa UI yang ke-55.

Dikatakannya, Pojok Statistik sudah cukup banyak dan ini merupakan bagian dari kolaborasi dengan perguruan tinggi. Data BPS harus dioptimalkan kemanfaatannya, Pojok Statistik merupakan upaya untuk meningkatkan penggunaan data tersebut.

Menurut dia, segmen terbesar pengguna data adalah mahasiswa. Mudah-mudahan data yang sudah dikumpulkan dengan biaya yang besar dan kerja keras yang cukup tinggi bisa dimanfaatkan dengan baik.

"Data merupakan ibarat pisau bermata dua. Jika kita salah menggunakannya, akan bermasalah. Maka, kita harus bijak juga menggunakan data. Pahami makna dari data tersebut dan memaknai data tersebut dengan baik sesuai dengan informasi yang akan disampaikan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Kemenperin Dorong Gen Z Kembangkan Industri Batik

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.