Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Malang Minta Jaga Kamtibmas Jelang Pemilu 2024

📅 Selasa, 10 Okt 2023, 16:25 WIB | Oleh:
Polres Malang Minta Jaga Kamtibmas Jelang Pemilu 2024 Doc: ANTARA/HO-Humas Polres Malang
Ket. Wakapolres Malang Kompol Wisnu S Kuncoro pada saat memberikan pengarahan dalam Forum Silaturahim Kamtibmas di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (10/10).

MALANG - Kepolisian Resor (Polres) Malang menggelar silaturahim dengan para tokoh agama, masyarakat dan perempuan di wilayah Kabupaten Malang dalam upaya untuk menjaga menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Wakapolres Malang Kompol Wisnu S Kuncoro di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa mengatakan bahwa pertemuan itu merupakan langkah proaktif Polres Malang untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut khususnya jelang Pemilu 2024.

"Kita harus selalu ingat bahwa situasi aman tidak tercipta dengan sendirinya, tetapi harus dicapai melalui kerja keras dan kerja sama dari seluruh komponen masyarakat," ujar Wisnu.

Wisnu menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, Polres Malang berharap dapat menghasilkan gagasan serta mencapai kesamaan persepsi tentang strategi pemeliharaan dan pengelolaan keamanan yang efektif di wilayah hukumnya.

Menurutnya, saat ini dinamika kehidupan sosial, budaya, dan politik yang berkembang dengan cepat, serta ada pengaruh terhadap pola pikir dan perilaku masyarakat. Dengan kondisi tersebut, maka perlu penguatan komunikasi dengan para tokoh masyarakat agar situasi keamanan dan ketertiban bisa terjaga.

"Kami merasa sangat penting untuk terus menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh dalam menyampaikan pesan dan informasi kamtibmas kepada masyarakat di lingkungannya," ucapnya.

Ia menambahkan, melalui forum tersebut, Polres Malang berharap para tokoh yang hadir dapat berkontribusi dalam menciptakan situasi yang harmonis, tenteram, dan damai di wilayah masing-masing.

"Tujuannya adalah mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, sesuai dengan harapan bersama," katanya.

Sementara itu berdasarkan catatan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Malang, keamanan merupakan tanggung jawab bersama, mengingat wilayah tersebut memiliki dinamika sosial, politik, ekonomi, dan keamanan yang tinggi.

Kewaspadaan merupakan langkah kunci dalam menghadapi segala potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan dengan fokus pada deteksi dini dan pencegahan, khususnya untuk pelaksanaan Pemilu 2024 yang damai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.