Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

El Nino Makin Banyak Menelan Korban, Wilayah Terdampak Kekeringan di Mukomuko Terus Didata

📅 Senin, 09 Okt 2023, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
El Nino Makin Banyak Menelan Korban, Wilayah Terdampak Kekeringan di Mukomuko Terus Didata Doc: ANTARA/Ferri
Ket. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Mukomuko memberikan bantuan air bersih kepada warga di wilayah terdampak kekeringan, Rabu (4/10/2023).

Mukomuko - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, melakukan pendataan sekaligus memantau situasi dan kondisi wilayah yang terdampak kekeringan akibat fenomena El Nino.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mukomuko Ruri Irwandi di Mukomuko, Minggu, mengatakan, instansinya telah menghubungi camat untuk meminta laporan wilayah terdampak kekeringan di wilayahnya masing-masing.

"Sebelumnya kami telah menelpon Camat Air Rami, Camat Ipuh, Camat Pondok Suguh. Kami minta laporan dari mereka tentang desa dan wilayah seperti kekeringan dan kebutuhan air bersih," ujarnya.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil komunikasi dengan beberapa camat di wilayah ini, situasi dan kondisi wilayahnya tidak terlalu terdampak kekeringan.

Menurutnya, wilayah daerah ini tidak terlalu terdampak karena kebanyakan wilayah ini sudah ada program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat atau Pamsimas dan ada sumur bor.

Kendati demikian, katanya, pihaknya telah meminta laporan dari kecamatan yang wilayah terdampak seperti kekeringan.

"Kalau memang dampaknya signifikan dan banyak, bisa jadi kita minta upaya dalam mengurangi risiko bencana kolaborasi dengansteakholderdan pihak swasta di daerah ini," ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya telah berkolaborasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran untuk bersama-sama turun dalam mengatasi kebakaran lahan gambut di wilayah ini.

Menurutnya, yang namanya kolaborasi dan sinergi dalam penanganan dan penanggulangan bencana alam bukan hanya dilakukan oleh orang dari BPBD dan Basarnas tetapi seluruh pihak terkait di daerah ini.

Sementara itu, ia mengatakan, instansinya membutuhkan data wilayah yang terdampak cuaca ekstrem sekarang ini sebagai upaya pemerintah daerah meminta bantuan kepada pemerintah provinsi.

Ia mengungkapkan, instansinya baru mendapatkan laporan kekeringan yang melanda sekitar 280 hektare sawah tadah hujan di Kecamatan Ipuh.

..

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.