Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diminati di Luar Negeri, Babel Dorong Petani Tanam Porang

📅 Minggu, 08 Okt 2023, 09:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Diminati di Luar Negeri, Babel Dorong Petani Tanam Porang Doc: antara
Ket. Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Suganda Pandapotan Pasaribu mendorong petani untuk menanam porang.

PANGKALPINANG - Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Suganda Pandapotan Pasaribu mendorong petani untuk menanam porang guna memenuhi permintaan pasar dunia yang tinggi terhadap komoditas tersebut.

"Kita tidak hanya mendorong petani menanam porang, tetapi juga pengusaha untuk dapat mengekspor porang dalam bentuk produk pangan, kosmetik obat-obatan dan lainnya," kata Suganda Pandapotan Pasaribu di Pangkalpinang, Sabtu (7/10).

Ia mengatakan pengembangan tanaman porang berserta produk turunannya tentunya hasilnya akan lebih dinikmati oleh pemerintah, pengusaha dan petani di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Kami tidak hanya mendorong ekspor porang dalam bentuk produk, tetapi semua hasil perkebunan dan juga timah diekspor dalam bentuk produk serta turunannya, agar hasilnya menjadi lebih baik untuk meningkatkan perekonomian daerah ini," katanya.

Direktur JPN Konjac Edy Suryansyah mengatakan minat petani menanam porang masih rendah, sehingga perlu sosialisasi dari pemerintah daerah untuk meningkatkan minat petani menanam komoditas ekspor tersebut.

"Kami siap menampung hasil panen porang petani dengan harga Rp4.000 per kilogram atau lebih tinggi dibandingkan harga di luar daerah lainnya Rp2.500 per kilogram," katanya.

Menurut dia permintaan pasar dunia khususnya Tiongkok sangat tinggi, Pemerintah Tiongkok siap menampung berapapun porang dari Indonesia dengan harga disesuaikan harga pasar dunia.

"Saat ini kita telah mengembangkan tanaman porang di Desa Serdang Kabupaten Bangka Selatan dan beberapa waktu lalu juga telah mengekspor chip porang 25 ton ke Tiongkok," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

38 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.