Mengagumkan, PBB Nilai Nobel Perdamaian Mohammadi Cermin Keberanian Perempuan Iran

Sabtu, 07 Okt 2023, 00:27 WIB

Jenewa - Mengagumkan, Nobel Perdamaian 2023 untuk aktivis Iran Narges Mohammadi mencerminkan keberanian dan tekad kaum perempuan Iran, kata Kantor PBB untuk Hak Asasi Manusia pada Jumat.

"... perempuan Iran telah menjadi sumber inspirasi dunia. Kita telah melihat keberanian dan tekad mereka dalam menghadapi intimidasi, kekerasan, dan penahanan," kata juru bicara kantor tersebut, Elizabeth Throssell, dalam konferensi pers PBB di Jenewa.

"Keberanian dan tekad ini sungguh besar," kata dia.

Dia menyebut kaum perempuan Iran mengalami pelecehan dan diskriminasi yang kian parah, baik secara hukum, sosial, maupun ekonomi, karena pilihan mereka dalam berpakaian.

"Nobel ini benar-benar menyingkapkan keberanian dan tekad perempuan di Iran."

Juru bicara layanan informasi PBB di Jenewa Alessandra Velluci juga menilai Mohammadi menerima penghargaan ini atas "perjuangan yang telah dia lakukan dalam melawan penindasan terhadap perempuan dan anak perempuan di Iran."

"Kami membela hak-hak perempuan di seluruh dunia, termasuk di Iran dan di mana pun, di mana hak-hak dasar mereka sering dilanggar," kata Velluci.

Mohammadi memenangkan Nobel Perdamaian 2023 atas perjuangannya melawan penindasan terhadap perempuan di negaranya, kata Komite Nobel Norwegia, yang memberikan anugerah itu Jumat.

Komite tersebut juga memberikan Nobel itu kepada Mohammadi atas perjuangannya dalam memajukan hak-hak asasi manusia dan kebebasan semua pihak.

Mohammadi (51) adalah seorang perempuan pembela hak asasi manusia, dan pejuang kemerdekaan, kata komite tersebut.

"Dengan menganugerahkan Nobel Perdamaian tahun ini, Komite Nobel Norwegia ingin menghormati perjuangannya yang berani demi hak asasi manusia, kebebasan, dan demokrasi di Iran."

"Keberaniannya telah membuat dia kehilangan banyak hal. Total rezim Iran telah 13 kali menangkapknya, lima kali menghukumnya, dan menjatuhkan hukuman total 31 tahun penjara dan 154 kali cambukan," kata komite itu.

"Penghargaan Perdamaian tahun ini juga ditujukan untuk ratusan ribu orang yang, pada tahun sebelumnya, berdemonstrasi menentang kebijakan diskriminatif dan penindasan dari rezim teokratis yang membidik kaum perempuan," kata komite tersebut.

Demonstrasi tersebut merujuk unjuk rasa nasional yang pecah setelah seorang perempuan muda Iran, Mahsa Amini, tewas di dalam penjara pada September 2022.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.