Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKI Bahas Manfaat Ekonomi Karbon dalam Forum Diskusi

📅 Sabtu, 07 Okt 2023, 05:27 WIB | Oleh:
DKI Bahas Manfaat Ekonomi Karbon dalam Forum Diskusi Doc: ISTIMEWA
Ket. Sebanyaj 100 peserta dari berbagai instansi mengikuti acara Focus Group Discussion (FGD) dengan agenda membahas Peluang dan Tantangan Implementasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK) menuju Net Zero Emission di Gedung Blok G, Balai Kota DKI.

JAKARTA - Pemerintah baru saja meluncurkan program terkait bisnis karbon. Menindaklanjuti langkah tersebut, DKI Jakarta menggelar diskusi kelompok (FGD) membahas Peluang dan Tantangan Implementasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK) menujuNet Zero Emission,Jumat (6/10).

FGD tersebut diikuti 100 peserta dari berbagai instansi. Sekretaris Daerah Jakarta, Joko Agus Setyono, mengatakan, FGD terkait NEK ini baru bagi Pemprov. Diskusi juga bagian dari upaya menyiapkan Jakarta menjadi kota bisnis.

Komitmen Jakarta ini tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 90 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Rendah Karbon Daerah Berketahanan Iklim dengan tujuan mengurangi emisi gas rumah kaca. Menurut Joko, NEK merupakan nilai terhadap setiap unit gas emisi dari kegiatan manusia.

Adanya regulasi nilai ekonomi karbon ini juga dapat membuka peluang untuk menerima pendanaan yang lebih luas. "Ini diharapkan menambah Pendapatan Asli Daerah Jakarta," ujar Joko dikutip jakartagoid. Dia berharap dengan digelarnya FGD, dapat menambah pengetahuan dan masukan.

Dia minta dukungan agar pelaksanaan NEK di Jakarta dapat terlaksana serta menjadi langkah awal DKI menurunkan gas rumah kaca. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jakarta,Atika Nur Rahmania menambahkan, FGD digelar sebagai bentuk dukungan Pemprov kepada pemerintah pusat.

Hal ini terutama dalam rangka menindaklanjuti ratifikasi Paris Agreement 2015 sebagai upaya pencapaian target penurunan emisi gas rumah kaca. Menurut Atika, target pengurangan emisi pemerintah sebesar 31,89 persen (dengan upaya sendiri) dan 43,2 persen (dengan dukungan internasional) hingga 2030. Kemudian, pencapaian targetnet zero emission tahun 2060.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

48 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.