Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Simone Biles Rebut Juara Dunia Senam ke-20 Kali

📅 Jumat, 06 Okt 2023, 06:37 WIB | Oleh:
Simone Biles Rebut Juara Dunia Senam ke-20 Kali Doc: Lionel BONAVENTURE / AFP
Ket. meraih medali emas I Simone Biles dari AS berkompetisi di Balok Keseimbangan di Final Beregu Putri selama Kejuaraan Dunia Senam Artistik FIG ke-52, di Antwerpen, Belgia utara, Kamis (5/10). Biles memimpin tim senam AS meraih medali emas beregu putri ketujuh berturut-turut.

ANTWERPEN - Simone Biles merebut gelar dunianya ke-20 saat melanjutkan kebangkitannya dari istirahat dua tahun. Biles memimpin tim senam Amerika Serikat meraih medali emas beregu putri ketujuh berturut-turut di kejuaraan senam dunia di Antwerp, Belgia, Kamis (5/10).

Amerika Serikat memperpanjang dominasi sejak tahun 2011. Apalagi Russia, tim terakhir yang mengalahkan AS tak ikut kompetisi. "Gila, tetap meraihnya. Saya sangat bangga dengan tim," ujar Biles. Menurutnya, ini gelar ketujuh berturut-turut bagi Amerika Serikat. Bagi sebagian remaja putri, ini Kejuaraan Dunia pertama mereka. Biles sangat bersemangat untuk membagikannya kepada mereka.

Tim senam AS mencetak 167.729 poin untuk merebut emas di depan Brasil (165.530) dan tuan rumah Olimpiade Prancis memenangkan perunggu (164.064). Shilese Jones menilai, Biles adalah pemimpin. Tim Amerika memiliki seseorang yang begitu menginspirasi dan memberi semangat. "Tim AS kompak dan melakukan apa yang perlu dilakukan," ujar rekan setim Biles, Shilese Jones.

Kemenangan tim ini memberi Biles medali dunia ke-26 dan gelar dunia ke-20 yang memperpanjang rekor. Dia bisa menambah jumlah itu karena masih bersaing untuk lima podium lainnya di Antwerpen. Atlet asal Texas ini kembali tampil mengesankan, dua tahun setelah Olimpiade Tokyo.

Tiba di Jepang sebagai favorit berkat empat medali emas yang diraihnya lima tahun sebelumnya di Rio de Janeiro, Biles putus asa di hadapan penonton. Dia mengundurkan diri dalam empat dari lima final. Dia menjelaskan bahwa dirinya berjuang melawan twisties, sebuah hambatan mental yang membuat pesenam kehilangan kesadaran saat berada di udara. Ini berisiko cedera saat mendarat.

Namun, di Antwerp, karirnya tampaknya kembali ke jalurnya. Di kota yang sama Biles memenangkan medali emas dunia pertamanya 10 tahun lalu di kejuaraan dunia pertamanya. Saat itu dia merebut empat medali, termasuk dua medali emas.

"Saya pikir setiap kali dinobatkan sebagai juara dunia, rasanya sedikit berbeda," ujar Biles. Dia masih terkejut, berusia 26 tahun dan sedikit lebih tua. Jadi rasanya sama menyenangkannya dengan yang pertama.

Dia tidak seperti usia 16 tahun lagi, segalanya terasa berbeda. Untuk meraih gelar terbaru ini, pesenam setinggi 142 cm itu bahkan tidak perlu melakukan lompatan ganda Yurchenko yang kini memakai namanya. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.