Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prancis akan Menarik Mundur Tentaranya dari Niger 'Minggu Ini'

📅 Jumat, 06 Okt 2023, 08:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prancis akan Menarik Mundur Tentaranya dari Niger 'Minggu Ini' Doc: AFP
Ket. Presiden Emmanuel Macron telah mengumumkan pada 24 September lalu akan menarik 1.400 tentara Prancis "pada akhir tahun ini".

PARIS - Prancis akan menarik pasukannya dari Niger "minggu ini", kata Paris pada Kamis (5/10), setelah perselisihan dengan junta militer Niger sejak kudeta Juli.

"Kami akan memulai operasi pelepasan minggu ini, dengan baik, aman, dan berkoordinasi dengan warga Niger," kata markas militer.

Pengumuman ini muncul seminggu setelah duta besar Perancis untuk Niger kembali ke negaranya di bawah tekanan junta.

Presiden Prancis Emmanuel Macron telah mengumumkan pada 24 September lalu akan menarik 1.400 tentara Prancis "pada akhir tahun ini".

Tentara Paris berada di Niger sebagai bagian dari perjuangan yang lebih luas melawan jihadis di seluruh wilayah Sahel.

Sekitar 400 orang dikerahkan bersama pasukan lokal di barat laut Niger, dekat perbatasannya dengan Burkina Faso dan Mali.

Zona "tiga perbatasan" dikenal sebagai surga bagi kelompok ISIS.

Tentara yang mundur dari wilayah tersebut memerlukan perlindungan untuk meninggalkan posisi depan mereka yang terbuka, kata markas besar militer Prancis, termasuk dukungan udara dari pasukan yang lebih besar di pangkalan udara di luar ibu kota Niamey.

Pasukan berada dalam ketidakpastian sejak junta menuntut kepergian mereka, pasokan makanan tidak teratur, dan demonstrasi anti-Prancis berulang kali terjadi di luar pangkalan militer di Niamey.

Prancis telah memperkuat kehadirannya di Niger setelah rezim militer lain yang lahir dari kudeta di Mali menuntut penarikan pasukannya, Paris menambahkan kendaraan lapis baja dan helikopter selain drone dan jet tempur yang sudah dikerahkan.

Pasukannya kini harus mundur melalui Benin di selatan - yang berselisih dengan junta di Niamey - atau Chad di timur, lokasi markas besar teater Sahel Prancis.

Untuk saat ini, Niamey melarang penerbangan Prancis melintasi wilayahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.