Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perlu Ada Kebinekaan dalam Literasi

📅 Jumat, 06 Okt 2023, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perlu Ada Kebinekaan dalam Literasi Doc: ANTARA/Astrid Faidlatul Habibah
Ket. Tangkapan layar Ketua Pelaksana Kongres Bahasa Indonesia Dora Amalia dalam Silaturahmi Merdeka Belajar di Jakarta, Kamis (5/10/2023).

Jakarta - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) menekankan perlu adanya kebinekaan dalam peningkatan literasi masyarakat Indonesia yang memiliki beragam bahasa daerah.

"Kita menyadari bahwa kondisi kebahasaan kita sangat beragam. Oleh karena itu kami ingin semua orang punya hak yang sama dalam hal meningkatkan literasinya," kata Ketua Pelaksana Kongres Bahasa Indonesia Dora Amalia di Jakarta, Kamis.

Dora menyatakan setiap masyarakat Indonesia memiliki hal yang sama dalam mendapat akses untuk meningkatkan literasinya, meski mereka memiliki perbedaan bahasa daerah.

Oleh sebab itu, lanjutnya, pemerintah melalui Kemendikbudristek ingin mewujudkan peningkatan literasi masyarakat yang merata di seluruh Indonesia yakni melalui penyelenggaraan Kongres Bahasa Indonesia (KBI) ke-12 pada Oktober 2023.

KBI ke-12 tahun ini mengangkat tema besar yaitu Literasi dalam Kebinekaan untuk Kemajuan Bangsa, dengan salah satu sub-temanya adalah Revitalisasi Bahasa Daerah.

Menurut Dora, subtema tersebut sangat relevan untuk mewujudkan pemerataan literasi bagi masyarakat Indonesia dengan latar belakang bahasa daerah yang berbeda-beda.

Terlebih lagi, kata dia, tidak semua masyarakat memiliki tingkat pemahaman dan kemampuan yang sama terhadap Bahasa Indonesia yang baik dan benar, sehingga mereka juga berhak mendapat akses literasi melalui bahasa daerah.

"Itu yang paling relevan dalam menjawab kebinekaan ini," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.