Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dedi Mulyadi: Gratiskan pengunjung air mancur menari di Purwakarta

📅 Kamis, 05 Okt 2023, 23:31 WIB | Oleh:
Dedi Mulyadi: Gratiskan pengunjung air mancur menari di Purwakarta Doc: ANTARA/HO-Pemkab Purwakarta
Ket. Taman Air Sri Baduga Purwakarta.

Purwakarta - Mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jabar, tidak memberlakukan tarif tiket masuk bagi pengunjung pertunjukan air mancur menari di Taman Air Mancur Sri Baduga.

"Penerapan tarif tiket masuk itu perlu dievaluasi," kata Dedi, di Purwakarta, Kamis.

Pemkab Purwakarta sebelumnya telah membuat Perda Nomor 11 tahun 2020 tentang retribusi rekreasi dan olahraga.

Dalam Perda tersebut pemerintah menerapkan tarif masuk ke berbagai fasilitas yang dibangun pemerintah, di antaranya museum dan Taman Air Mancur Sri Baduga.

Rencananya tarif tiket masuk itu diberlakukan mulai akhir tahun tahun ini. Sehingga pengunjung yang masuk ke Taman Air Mancur Sri Baduga nantinya akan dikenakan tarif Rp3 ribu sampai Rp15 ribu.

Terkait tingginya biaya operasional yang menjadi salah satu alasan pemerintah untuk membuat pengunjung bayar, Dedi merasa keheranan sebab masih banyak operasional pemerintah yang justru tak bermanfaat.

Menurut dia, hal yang perlu menjadi perhatian adalah keberadaan Taman Air Mancur Sri Baduga membawamultiplayer effect,mendatangkan 10 ribu orang dalam setiap kali pertunjukan.

"Dari 10 ribu orang itu jajan misal Rp100 ribu berarti sudah Rp1 miliar dalam setiap minggu. Pemda hanya modal dalam setiap minggu sekitar Rp50 juta untuk operasional listrik dan segala macam pemeliharaan," katanya.

Dari modal Rp50 juta mendatangkan uang Rp1 miliar itu artinya Pemkab Purwakarta untung dengan adanya pertunjukan air mancur menari.

Dari aspek pendapatan, kata Dedi, uang yang masuk Rp1 miliar itu bisa dalam bentuk pengunjung makan di kafe atau restoran di wilayah Purwakarta yang menghasilkan pajak sekitar Rp150 juta.

Menurut Dedi, rencana penerapan tarif tiket masuk Taman Air Mancur Sri Baduga, ia mengatakan hal tersebut perlu dievaluasi.

Menurutnya hal tersebut tak perlu dilakukan mengingat saat ia menjabat semua orang bisa menonton gratis dan pembangunan di Purwakarta tetap jalan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.