Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korut Sebut Badan Nuklir PBB Corong AS

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 02:15 WIB | Oleh:
Korut Sebut Badan Nuklir PBB Corong AS Doc: AFP/ALEX HALADA
Ket. Ketua IAEA, Rafael Grossi

SEOUL - Korea Utara (Korut) pada Senin (2/10) mengecam badan pengawas atom PBB karena bergabung dalam kampanye tekanan yang dipimpin Amerika Serikat (AS) dan turut menyusun sebuah resolusi mengenai larangan program nuklir Pyongyang, serta menyebut badan tersebut sebagai "corong" yang dibayar oleh Washington DC.

Juru bicara Kementerian Industri Tenaga Nuklir Pyongyang yang tidak disebutkan namanya mengeluarkan pernyataan yang mengkritik resolusi yang diadopsi Jumat (29/9) lalu pada konferensi umum Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang menyerukan Korut untuk mengekang program nuklirnya.

Juru bicara tersebut menggambarkan resolusi tersebut sebagai hasil konspirasi AS dan sekutunya, dan mengatakan bahwa status Korut sebagai negara pemilik senjata nuklir sudah menjadi tidak dapat diubah lagi.

"Lelucon kekuatan musuh tersebut merupakan pengungkapan niat jahat mereka untuk menutupi tindakan kriminal mereka yang secara serius mengancam sistem non-proliferasi nuklir internasional dan membenarkan kebijakan permusuhan mereka terhadap Korut," kata juru bicara itu menurut media pemerintahKCNA.

Juru bicara tersebut juga menuduh ketua IAEA, Rafael Grossi, memimpin dalam menciptakan suasana yang menekan Korut dengan menyebarkan cerita palsu tentang uji coba nuklir yang akan segera terjadi. Pada 2022 lalu, Grossi memperingatkan bahwa Korut bisa melanjutkan uji coba nuklir untuk pertama kalinya sejak tahun 2017.

"Jika IAEA ingin menghindari kritik internasional karena dianggap sebagai pihak yang dibayar AS, maka disarankan untuk mengabdikan diri untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi komunitas internasional," kata juru bicara tersebut, mengacu pada apa yang disebut Korut sebagai proliferasi nuklir AS dan pembuangan air olahan dari pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima oleh Jepang. SB/ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.