Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Guru Besar UI Nilai Kondisi Ekonomi di Tahun Politik Lebih Kondusif

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 12:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Guru Besar UI Nilai Kondisi Ekonomi di Tahun Politik Lebih Kondusif Doc: ANTARA/Feru Lantara
Ket. Guru Besar Ilmu Ekonomi Moneter Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) Prof. Dr. Telisa Aulia Falianty, S.E., M.E.

DEPOK - Guru Besar Ilmu Ekonomi Moneter Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) Prof Dr Telisa Aulia Falianty, S.E., M.E. mengatakan ekonomi pada tahun politik 2024 akan lebih kondusif.

"Alhamdulillah saya melihat suasana tahun politik lebih kondusif karena tidak ada polarisasi di mana tidak ada capres-cawapres yang dominan," kata Prof Telisa Aulia Falianty di Kamus UI Depok, Jawa Barat, Selasa (3/10).

Ia menilai atmosfer politik lebih kondusif dalam arti orang-orang akan menjaga kondusivitas karena kondisi ekonomi sedang berat.

Ia mengatakan politik Indonesia saat ini sudah relatif dewasa, sehingga koalisi dan kolaborasi antarpartai lebih terlihat jelas dan cair.

"Saya melihat positif pesta demokrasi sekarang ini. Mudahan-mudahan dari sisi keamanan dan lainnya lebih terkendali," katanya.

Namun kata dia perlu dilihat juga apakah Pilpres 2024 akan diikuti oleh dua calon atau tiga calon karena akan mempengaruhi perekonomian karenaapabila tiga calon maka akan panjang proses pemilihannya mengingat akan ada dua putaran yang akan memakan banyak biaya.

"Jika dua putaran akan memakan biaya lebih besar. Jadi penetapan dua calon atau tiga calon tentunya akan mempengaruhi dinamika ekonomi ke depan," jelasnya.

Dikatakannya secara ekonomi, tentunya dua calon lebih baik karena lebih efisien karena bisa langsung tahu siapa pemenangnya. Namun secara demokrasi maka tiga calon lebih baik karena bisa mengakomodir pilihan masyarakat.

"Jika pilpres dua putaran maka banyak agenda ekonomi yang tertunda karena investor masih menunggu presiden terpilih," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.