Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dipengaruhi Data Ekonomi AS

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 11:06 WIB | Oleh:
Dipengaruhi Data Ekonomi AS Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan konsolidasi, hari ini (3/10). Pergerakan IHSG akan dipengaruhi sejumlah data ekonomi Amerika Serikat (AS).

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG dalam perdagangan, Selasa (3/10), bergerak menguat dengan support di posisi 6.938 dan resistance di level 6.994. Menurutnya, pergerakan IHSG masih akan dipengaruhi efek data inflasi Indonesia pada September lalu serta data ISM Manufaktur dan data pekerjaan di Amerika Serikat (AS).

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/10) sore, ditutup menguat dipimpin oleh saham sektor properti. IHSG awal pekan ini ditutup menguat 21,57 poin atau 0,31 persen ke posisi 6.961,46. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,39 poin atau 0,46 persen ke posisi 957,08.

"Sentimen positif eksternal berasal dari tercapainya kesepakatan temporary government funding di Amerika Serikat (AS) yang mencegah terjadinya government shutdown di AS," ujar Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan di Jakarta.

Selain itu, Valdy menyebut kembalinya indeks manufaktur Tiongkok (NBS) ke atas 50 pada September 2023 telah membangun ekspektasi pemulihan ekonomi di Tiongkok.

Dari dalam negeri, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi periode September 2023 turun ke level 2.28 persen year on year (yoy), dibandingkan sebelumnya di level 3,27 persen (yoy) pada Agustus 2023. Selain itu, S&P Global Manufacturing PMI Indonesia tetap konsisten di atas 50 yaitu di level 52,3 pada September 2023.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.