Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendikbudristek: Permendikbud soal Pencegahan Kekerasan Seksual Mulai Buahkan Hasil

📅 Senin, 02 Okt 2023, 03:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendikbudristek: Permendikbud soal Pencegahan Kekerasan Seksual Mulai Buahkan Hasil Doc: ANTARA/HO-Kemendikbudristek
Ket. Ketua Subtim Pencegahan Kekerasan Seksual dari Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) Kemendikbudristek Shara Zakia Nissa dalam acara Praktik Baik Satgas PPKS di Perguruan Tinggi, di Galeri Nasional, Jakarta, Sabtu (30/9/2023).

Jakarta - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 30 Tahun 2021 saat ini mulai membuahkan hasil.

Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 sendiri mengatur tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Perguruan Tinggi yang dilaksanakan melalui berbagai program seperti pembentukan satuan tugas (satgas) PPKS.

"Satgas PPKS serta berbagai program secara bertahap mampu membangkitkan pemahaman dan kesadaran serta mengubah perilaku warga kampus," kata Ketua Subtim Pencegahan Kekerasan Seksual dari Pusat Penguatan Karakter Kemendikbudristek Shara Zakia Nissa dalam keterangan di Jakarta, Ahad.

Shara menuturkan pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan liputan dan mewawancarai satgas serta non satgas PPKS di tiga titik yaitu Kota Ambon, Batam, dan Balikpapan untuk melihat implementasi peraturan ini.

Praktik baik pun terekam dalam video cerita Satgas PPKS Universitas Pattimura (Unpatti) Kota Ambon, Maluku, untuk menyosialisasikan serta mengembangkan kerja sama dengan komunitas dalam rangka PPKS.

Dengan adanya badan konseling dari tim psikolog di Unpatti serta pelibatan dokter dari Fakultas Kedokteran di Unpatti, mereka optimistis dapat mewujudkan visi Unpatti bebas dari kekerasan seksual.

"Ada perubahan pengetahuan yang kemudian mengubah perilaku," ujar Wakil Rektor II Unpatti Jusuf Madubun.

Ketua Satgas PPKS Unpatti A. Sahusilawane mengaku dirinya memiliki mimpi agar satgas bisa bekerja sama dengan komunitas sebagai pemangku kepentingan yang turut menjaga keamanan kampus sekaligus memasukkan kearifan lokal untuk PPKS.

Dari Kota Batam, Kepulauan Riau, gencarnya upaya PPKS oleh satgas turut dirasakan oleh mahasiswa angkatan terbaru Politeknik Negeri (Poltek) Batam yaitu Tancis Anantri Simanjuntak sejak ia mengikuti masa pengenalan kampus.

Tancis mengaku dirinya bisa memperoleh pengetahuan dan kesadaran lebih tentang PPKS dengan mengikuti project based learning yang diterapkan oleh kampus melalui mata kuliah umum yaitu Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN).

Dari sisi pencegahan, Ketua Satgas Poltek Negeri Batam Shinta Wahyu Hati mengatakan kampusnya telah melakukan peningkatan kapasitas pencegahan kekerasan seksual dengan melibatkan warga kampus mulai dari mahasiswa, pendidik, tenaga pendidik, pramubakti, dan penjaga keamanan.

"Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman tentang kesetaraan gender, kepedulian disabilitas, dan yang paling penting adalah kesadaran untuk bisa melawan kekerasan seksual," kata Shinta.

Masih dari Kota Batam, Ketua Satgas PPKS Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Nikodemus Niko mengatakan Permendikbud No.30 Tahun 2021 mampu mendorong korban kekerasan seksual untuk berani melaporkan kasusnya serta meningkatkan respons di kampus.

"Sudah banyak kasus-kasus (kekerasan seksual) yang diselesaikan dan ditindak," ujar Nikodemus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

52 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.