Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Hasilkan Kesepakatan yang Baik, KTT AIS Dihadiri Tujuh Kepala Negara dan Pemerintahan Negara Sahabat

📅 Sabtu, 30 Sep 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Hasilkan Kesepakatan yang Baik, KTT AIS Dihadiri Tujuh Kepala Negara dan Pemerintahan Negara Sahabat Doc: ANTARA/Yashinta Difa
Ket. Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI Tri Tharyat (kiri) menyampaikan keterangan pers di Jakarta, Jumat (29/9/2023).

Jakarta - KTT Forum Negara-Negara Kepulauan dan Pulau (AIS Forum) yang diselenggarakan di Bali pada 11 Oktober 2023 akan dihadiri tujuh kepala negara/pemerintahan negara anggota.

"Tujuh kepala negara/pemerintahan yang hadir adalah dari Komoro, Negara Federasi Mikronesia, Madagaskar, Niue, Papua Nugini, Sao Tome and Principe, serta Timor Leste," ujar Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI Tri Tharyat ketika menyampaikan keterangan pers di Jakarta pada Jumat.

Fiji dan Tonga akan diwakili oleh deputi perdana menteri, sementara Kepulauan Marshall, Seychelles, Singapura, dan Solomon Island mengirimkan menteri.

Negara anggota lain yakni Selandia Baru, Siprus, Islandia, Jepang, Samoa, Inggris mengirimkan pejabat tinggi dan duta besarnya.

"Dan kami masih menunggu konfirmasi (kehadiran) dari Belize, Kepulauan Cook, Malta, dan Sri Lanka," tutur Tri.

Sebagai tuan rumah, Indonesia mengundang partisipasi dari 51 negara anggota Forum AIS pada pertemuan puncak yang baru akan diselenggarakan untuk pertama kalinya, setelah sebelumnya dilaksanakan lima konferensi di tingkat menteri dan delapan pertemuan tingkat pejabat tinggi.

Penyelenggaraan KTT Forum AIS, menurut Tri, menjadi bagian penting dari diplomasi kemaritiman Indonesia, dengan didasari olehBandung Spirityang mengedepankan solidaritas, kesetaraan, dan kerja sama yang saling menguntungkan.

Selain itu, KTT Forum AIS diharapkan bisa mendorong kemitraan nyata yang inklusif dariGlobal South, negara-negara berkembang yang terletak di sisi selatan Bumi.

"KTT ini kita harapkan menghasilkanLeaders' Declarationyang sudah dibahas di tingkat pejabat tinggi. Kita mendorong hasil-hasil konkret melalui kerja sama konkret antara Indonesia dan negara-negara kepulauan di berbagai kawasan," tutur Tri.

"Beberapa proyek percontohan sudah dilakukan baik di Fiji dan Madagaskar, dan akan dikembangkan dengan negara-negara kepulauan lainnya," ujar dia, menambahkan.

Selain diikuti oleh negara anggota Forum AIS, KTT tersebut juga akan dihadiri oleh Forum Kepulauan Pasifik (PIF) dan Kelompok Negara Melanesia (MSG).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.