Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertama di Dunia, Jepang Kembangkan Obat untuk Menumbuhkan Gigi Baru

📅 Jumat, 29 Sep 2023, 15:21 WIB | Oleh:
Pertama di Dunia, Jepang Kembangkan Obat untuk Menumbuhkan Gigi Baru Doc: Kyodo/Katsu Takahashi
Ket. Foto menunjukkan gigi baru tumbuh di mulut musang setelah diberi obat baru untuk merangsang pertumbuhan tunas gigi.

OSAKA - Tim ilmuwan yang dipimpin perusahaan rintisan farmasi Jepang sedang mengerjakan obat untuk merangsang pertumbuhan gigi baru. Obat ini akan menjadi obat pertama di dunia dan akan dipasarkan pada 2030.

Dilaporkan Kyodo, Toregem Biopharma Co. yang didanai Universitas Kyoto, diperkirakan akan memulai uji klinis pada orang dewasa yang sehat sekitar Juli 2024 untuk memastikan keamanan obat tersebut, setelah tim tersebut berhasil menumbuhkan gigi baru pada tikus pada 2018.

Kebanyakan orang memiliki "tunas gigi" yang berpotensi menjadi gigi baru, selain gigi susu dan gigi permanen, meskipun tunas tersebut biasanya tidak berkembang dan kemudian hilang.

Tim menciptakan obat antibodi yang menghambat protein yang menekan pertumbuhan gigi.Obat tersebut bekerja pada tunas ini dan merangsang pertumbuhannya.

Pada 2018, tim juga memberikan obat tersebut kepada musang, yang memiliki gigi susu dan gigi permanen yang mirip dengan manusia, dan gigi baru pun tumbuh.

Tim berencana mengadakan uji klinis obat tersebut mulai 2025 untuk anak-anak berusia antara 2 hingga 6 tahun penderita anodontia yang lahir tanpa sebagian atau seluruh gigi permanen. Anak-anak akan disuntik satu dosis untuk merangsang pertumbuhan giginya.

Ada juga harapan untuk memanfaatkan obat ini di masa depan bagi orang dewasa yang kehilangan gigi karena gigi berlubang.

"Kehilangan gigi pada anak dapat mempengaruhi perkembangan tulang rahangnya," kata Katsu Takahashi, salah satu pendiri Toregem Biopharma dan Kepala Kedokteran Gigi dan Bedah Mulut di Rumah Sakit Kitano di Osaka.

"Kami berharap obat ini akan menjadi kunci untuk memecahkan masalah tersebut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.