Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantuan Terbaru, NATO Umumkan Dukungan Amunisi Senilai Rp39,3 Triliun untuk Ukraina

📅 Jumat, 29 Sep 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bantuan Terbaru, NATO Umumkan Dukungan Amunisi Senilai Rp39,3 Triliun untuk Ukraina Doc: Antara/Xinhua
Ket. Arsip foto - Pertemuan negara-negara anggota EU dan NATO yang akan menggenjot produksi senjata dan meningkatkan pengadaan senjata untuk membantu pertempuran Ukraina di garis depan.

Moskow - Bantuan terbaru, KetuaNATO pada Kamis mengumumkan bahwa pihaknya telah menandatangani skema kontrak senilai 2,4 miliar euro (sekitar Rp39,3 triliun) untuk amunisi utama mendukung Ukraina.

Berbicara saat konferensi pers di Kiev usai bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Sekretaris Jenderal NATOJens Stoltenberg mengatakan 1 miliar (Rp16,3 triliun) dari 2,4 miliar euro adalah "instruksi yang pasti".

"Ini meliputi kemampuan artileri 1,55mm, peluru kendali anti-tank serta amunisi tank tempur utama. Ini akan membantu para sekutu mengisi ulang pasokan mereka sambil terus memasok ke Ukraina," katanya.

Stoltenberg kembali menegaskan bahwa dukungan NATO untuk Ukraina -yang sudah menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan aliansi tersebut- mengatakan: "Masa depan Ukraina ada di NATO."

"Selagi kami bekerja sama mempersiapkan anda menghadapi masa depan itu, NATO mendukung Ukraina selama dibutuhkan," tegasnya.

Stoltenberg juga menjelaskan bahwa perang di Ukraina harus berakhir dengan kemenangan Kiev dan bahwa "perdamaian, apa pun konsekuensinya, sama sekali bukan perdamaian."

Disinggung soal rudal Rusia yang diduga jatuh di dekat perbatasan Ukraina dengan anggota NATO, Rumania, Stoltenberg mengatakan "tidak ada bukti serangan seperti itu sengaja dilakukan untuk Rumania".

Akan tetapi, Stoltenberg mengecam insiden tersebut, menyebutnya "sembrono" dan mengganggu stabilitas".

Sementara itu, Presiden Zelenskyy berterima kasih kepada Stoltenberg atas dukungannya. Dia juga mengatakan bahwa (dukungan) ini sangat penting ketika sejumlah suara menyerukan agar dukungan militer untuk Ukraina dihentikan.

Mengomentari laporan media soal klaim bahwa Iran memasok rudal ke Rusia dan kemudian digunakan untuk menyerang wilayah Ukraina, Zelenskyy menegaskan tidak ada bukti atas klaim tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.